http://www.investopedia.com/university/stocks/
 
Tentu anda pernah berkeinginan menjadi pemilik sebuah perusahaan tanpa harus bekerja tapi dapat menerima dividen apabila perusahaan tersebut mendapatkan keuntungan
 

Tak Mungkinlah

 
Hal tersebut dapat menjadi kenyataan apabila anda memiliki saham.

Saham merupakan batu loncatan dalam membentuk kekayaan…Setiap orang yang berkeinginan mencapai apa yang disebut “financial freedom” harus mempunyai pengertian mengenai saham dan bagaimana saham tersebut diperdagangkannya di stock market

 
Definisi Saham

Saham = sebagian hak pemilikan disebuah perusahaan

Saham merupakan hak atas asset & pendapatan sebuah perusahaan …semakin banyak memiliki saham maka semakin besar hak pemilikan pada sebuah perusahaan

Nama lain Saham = Equity -Shares. Stock

Arti dari Pemilik

Dengan memiliki saham sebuah perusahaan maka hal itu berarti bahwa anda bersama pemilik saham lainnya termasuk salah satu pemilik perusahaan
(shareholders) dan dengan demikian mempunyai hak (walaupun kecil) yang dimiliki perusahaan tersebut …secara teknikal anda memiliki sebagian kecil furniture – trademark – kontract perusahaan

Sebagai pemilik maka anda berhak atas keuntungan perusahaan yaitu voting rights yang terkait pada sebuah saham
 
Stock
 
Sebuah saham biasany merupan sebuah “stock certificate” seperti contoh diatas
Pada saat ini …masa komputer .. anda tidak akan menerima sertikat tersebut diatas dikarenakan broker anda memegang data tersebut secara electronic disebut juga holding shares “in street name”.
Hal ini dikarenakan agar lebih mudah diperjual belikan …Pada masa lalu apabila anda mau menjual saham maka secara fisik sertifikat saham tersebut dibawa ke broker …sekarang hanya perlu menklik mouse atau liwat tilpun….gampang kan…

Walaupun sebagai pemilik bukan berarti bahwa anda dapt nimbrung menjalankan usaha tetapi hanya untuk memilih one vote per share board of directors pad saat annual meetings

Misalkan anda memiliki saham dari Microsoft bukan berarti dapat menilpun Bill Gates dan memberi perintah bagaimana menjalankan perusaaahn …demikian pula sebagai pemegang saham dari Anheuser Bush anda tidak dapat begitu saja memasuki perusahaan dan mengambil sekaleng bir
Bud Light!

Managemen perusahaan harus memastikan pertambahan value perusahaan bagi pemegang saham … apabila tidak demikian maka para pemegang saham dapat mem vote agar managemen mundur …itu sih teori..karena jumlah saham yang dimiliki bersama tidak cukup untuk menlawan karena sebagai biasa para ” the big boys” memiliki institutional investors dan pengusaha billionaire yang memberi keputusan terakhir.
 
Keuntungan biasanya diberikan dalam bentuk …makin banyak saham yang dimiliki makin besar keuntungan yang didapat
 
Hak atas asset perusahaan hanya berguna pada saat perusahaan bankrut.
Pada keadaan liquidation, anda menerima sisa setelah para kreditor dibayar
 
Keuntungannya adalah “limited liability” yaitu anda tidak berhutang secara pribadi apabila perusahaan tidak mampu membayar hutangnya

Pada bentuk Perusahaan seperti partnerships maka apabila bangkrut maka para kreditor dapat menklaim para (shareholders) secara pribadi dan menjual rumah – mobil – furniture dsb

Debt vs Equity

Kenapa sebuah perusahaan menerbitkan saham?

Tidak lain karena pada suatu saat sebuah perusahaan memerlukan pertambahan modal yang dapat dicapai liwat cara :

  • Meminjam dari perorangan/institution … kredit dari Bank atau menerbitkan obligasi ….(debt financing)
  • Menjual sebagian dari perusahaan … issue stock …equity financing
  •  

  • Penerbitkan saham sangat menguntungkan perusahaan karena tidak mewajibkan perusahaan untuk mengembalikan uang atau memberikan interest
  • Pemegang saham mempunyai harapan bahwa nilai saham akan naik dikemudian hari sebagai imbalan
  • Penjualan perdana dari saham disebut initial public offering (IPO)

     
    Financing through debt versus Financing through equity

    Ketika anda membeli sebuah obligasi (debt investment) maka anda diberi garansi pengembalian pokok + interest

    Ke-1 ketika membeli saham (equity owner) anda mengambil risiko apabila perusahaan tersebut tidak sukses
    Ke-2 pada saat perusahaan bankrut maka hak atas asset anda kurang daripada para kreditor & pemegang obligasi …tidak menerima uang sebelum mereka dibayar ….absolute priority

    Pemegang saham akan beruntung apabila perusahaan berjaya akan tetapi akan kehilangan seluruh investasinya apabila perusahaan tidak sukses
     
    Risk

    Perlu diperhatikan bahwa tidak ada jaminan perihal saham pribadi
    Beberapa perusahaan memberi deviden akan tetapi banyak juga yang tidak memberikan deviden … tidak ada kewajiban untuk membagi deviden

    Seorang investor saham hanya mendapatkan uang liwat appreciation in the open market. Disisi lainnya setiap saham dapat bankrut yang dengan sendirinya menihilkan investasi anda

    Untuk jangka panjang maka saham rata rata dapat memberikan hasil 10-12%