BPJS
 

 
Mulai Januari 2014 masyarakat Indonesia tanpa kecuali dapat mengikuti layanan Asuransi Kesehatan yang diselenggarakan oleh Pemerintah.
Apabila semua berjalan lancar maka diharapkan pada tahun 2017 semua penduduk telah terdaftar
 
Merupakan program pemerintah yang sifatnya asuransi sosial dan wajib bagi Warga Negara Indonesia termasuk bagi Warga Negara Asing yang sudah menetap di Indonesia selama 6 bulan. Jadi begitu daftar, orang dengan penyakit apapun bisa ditanggung,” jelas Supriyantoro di Kantor Kementerian Kesehatan
 
Nama BPJS merupakan tranformasi dari PT Askes. Seadngkan BPJS ketenagakerjaan merupakan tranformasi dari PT Jamsostek. BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan
 
Panduan Layanan dapat diunduh di http://www.bpjs-kesehatan.go.id/semua-download.html

Pilih Buku Panduan Layanan bagi Peserta BPJS Kesehatan Klik OK

BPJS-Panduan
 
arrow4_e0
Klik BPJS-BukuPanduan
 
 
Unduh Formulir Daftar Isian Peserta Pekerja Bukan Penerima Upah dan Bukan Pekerja

http://www.bpjs-kesehatan.go.id/semua-download.html

*.Pilih Formulir Daftar Isian Peserta Pekerja Bukan Penerima Upah dan Bukan Pekerja

Tampilan untuk mengunduh file PDF muncul Klik OK

FilePendaftaranBJPS
 
arrow4_e0
Klik Formulir DIP Pekerja Bukan Penerima Upah
 
 
Pendaftaran
 
BPJS-Daftar
 
Pendaftaran peserta BPJS tidak berlangsung lama. “Hanya 15 menit untuk pendaftaran sampai dapat kartu peserta BPJS,” kata Sri…Setidaknya seseorang sudah mendaftarkan diri selama 6 bulan (minimal)

Bagi karyawan swasta, Anda bisa mendaftar melalui perusahaan tempat Anda kerja. Kemudian perusahaan mendaftarkan ke kantor Askes yang sekarang sudah berganti nama jadi BPJS Kesehatan. Bisa melalui kantor cabang yang ada di provinsi, kabupaten, maupun kota.

Perusahaan kemudian membayar iuran sebesar yang sudah ditentukan pemerintah ke bank yang ditunjuk BPJS Kesehatan, yaitu Bank Mandiri, BNI, dan BRI. Setelah konfirmasi pembayaran, perusahaan akan mendapatkan kartu BPJS Kesehatan untuk karyawannya.

Sedangkan bagi pekerja bukan penerima upah, seperti wiraswasta, investor, petani, nelayan, pedagang keliling, dan lainnya, pendaftaran bisa dilakukan dengan langsung mendatangi kantor BPJS Kesehatan. Kemudian mengisi formulir dan menunjukkan salah satu kartu identitas, seperti KTP, SIM, KK, atau paspor…peserta wajib memiliki NIK pada e-KTP atau Kartu Keluarga,”
 
Untuk penduduk DKI-Jakarta isi form tersebut dan dengan membawa:

2 Foto berwarna 3×4 – KTP – Kartu Keluarga – Kartu Nikah dafter di:

Kantor Cabang: Graha Askes lt 2-Jl.Raya Pasar Minggu 17
Telp : 500400
 
Iuran

Kelas 1 : Rp 59.500/orang/bulan
Kelas 2 : Rp 42.500/orang/bulan
Kelas 3 : Ro 25.500/orang/bulan
 
Adapun bagi karyawan penerima upah sebesar 4,5 persen dari gaji karyawan per bulan hingga Juni 2015, dan meningkat menjadi 5 persen pada 1 Juli 2015. Untuk komposisi besaran iuran, pengusaha diminta membayarkan iuran karyawannya sebesar 4 persen, sedangkan pekerja sebesar 0,5 persen sebelum Juli 2015 dan 1 persen setelah Juli 2015.

Sedangkan iuran bagi masyarakat miskin dan tidak mampu dibayarkan pemerintah sebesar Rp19.225 per bulan/orang. Kemudian bagi PNS/Polri/TNI/Pensiunan sebesar 5 persen, yang terdiri dari 3 persen pemerintah, 2 persen pekerj
 
Apabila pembayaran premi/iuran menunggak 3 bulan berturut-turut maka pelayanan kesehatannya dihentikan sementara, dan apabila ingin melanjutkan kembali maka harus membayar premi/iuran yang tertunggak dan dikenakan denda 2% dari premi/iuran tersebut.
 
Biaya tersebut mendapatkan layanan dari Puskesmas sampai Rumah Sakit, baik sakit ringan maupun sakit berat seperti Jantung atau Cuci Darah. Sakit tidak pernah di undang, setidaknya bisa menjadi motivasi masyarakat untuk ikut serta dalam asuransi kesehatan nasional ini.
 
Cara Pendaftaran Pekerja Mandiri dan Bukan Pekerja
 
BPJS-bukanPkerja2
 
BPJS-IuranScreenshot from 2014-01-31 04:11:34
 
Sedangkan pembayaran dapat melalui bank yang sudah ditunjuk seperti bank Mandiri, BRI dan BNI. Bagaimana proses penanganan medis sampai rumah sakit. Pertama rujukan diberikan melalui puskesmas, dari sana baru diarahkan dengan surat puskesmas untuk rujukan rumah sakit.
 
Seperti layanan asuransi umum, layanan BPJS memiliki ketentuan sendiri. Saat ini masih dipertanyakan apakah semua masalah kesehatan ditanggung oleh BPJS. Karena layanan BPJS masih mengunakan aturan standar (lama) dan berbeda dengan layanan dari jaminan kesehatan untuk rakyat miskin. Sebaiknya dibaca terlebih dahulu klausa dari persyaratan BPJS
 
“Bagi penderita penyakit kronis khususnya untuk pelayanan obat dibuat kebijakan di antaranya penderita penyakit kronis dapat mengikuti Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) BPJS Kesehatan melalui pelayanan rujuk balik. Pemberian obat dapat dilayani di fasilitas kesehatan tingkat pertama untuk kebutuhan 1 bulan,” paparnya.

Program rujuk balik ini untuk melayani beberapa penyakit kronis seperti Diabetes Mellitus, Hipertensi, Jantung, Asma, Epilepsi dan penyakit kronis lainnya. Untuk program rujuk balik, baru akan disusun tatalaksana dan obatnya antara BPJS Kesehatan dan organisasi profesi.

Untuk peserta dengan penyakit berbiaya tinggi, lanjut Fajri, khusus untuk pemberian obat, misalkan penderita thalasemia dan hemophilia tidak hanya dapat dilakukan di fasilitas kesehatan seperti rumah sakit. Dapat juga dilayani di dokter spesialis praktek perorangan atau bersama yang telah bekerjasama dengan BPJS.

“Dengan mempertimbangkan kemampuan si klinik dan kondisi geografis si pasien yang tidak memungkinkan dibawa ke RS,” kata Fajri.

Ia juga mengingatkan bila ada pasien peserta JKN yang diminta membeli obat dengan biaya sendiri oleh klinik atau rumah sakit, maka harus dilaporkan ke Satgas yang telah dibentuk BPJS Kesehatan atau posko BPJS 24 jam.
 

Evaluasi BPJS Kesehatan
Masalah Obat
Paling Dikeluhkan

 
BPJS-contoh
http://www.beritasatu.com/kesra/165052-evaluasi-bpjs-kesehatan-masalah-obat-paling-dikeluhkan.html
 
http://www.beritasatu.com/kesra/165270-sby-keberhasilan-bpjs-tergantung-sinergi.html
 
BPJS-Pasien
 
Koordinator Advokasi BPJS Watch Timboel Siregar mengatakan, permasalahan masih didominasi ketidaksiapan pemerintah dan BPJS Kesehatan –sebelumnya bernama PT Askes (Persero)– dalam menyelenggarakan jaminan sosial bagi masyarakat.
 
“Salah satu contoh, sampai saat ini masih banyak pengusaha tidak mengetahui berapa iuran yang harus dibayarkan, manfaat, serta fasilitas yang akan didapat pekerja,” kata Timboel dalam siaran persnya di Jakarta, Rabu 15 Januari 2014.
 
Sementara itu, dari pengakuan seorang pekerja di KBN Cakung pemegang kartu JPK Jamsostek merasa dirugikan karena BPJS Kesehatan hanya mengcover biaya sebatas Rp250 ribu, sementara biaya rumah sakit yang harus dikeluarkan Rp1,6 juta.
 
Pasien mengantri di Puskesmas Cempaka Putih, Rabu (15/1). Setelah dua minggu program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dilaksanakan, puskesmas menilai kapitasi masih terlalu rendah dan belum bisa menutupi biaya pelayanan kesehatan masyarakat. (sumber: Beritasatu.com/Siti Rizkika)
 
Permasalahan pendaftaran menjadi peserta BPJS Kesehatan juga dikeluhkan masyarakat, karena banyak lokasi pendaftaran hanya ada di lokasi-lokasi tertentu saja, sehingga terjadi penumpukan calon pendaftar. “Seharusnya pendaftaran BPJS Kesehatan dilakukan di Puskesmas-Puskesmas atau rumah sakit-rumah sakit yang mudah diakses masyarakat,” ujar Timboel.
 

 
nafsiah-kanker130513b
Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi mengakui bahwa masih ada keluhan mengenai pelaksanaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang mulai berlaku tanggal 1 Januari 2014, namun sebagian besar masyarakat telah memahami program tersebut.
 
 

Rumah Sakit rujukan

Di Jakarta baru 3 Rumah sakit yaitu :


RSPI Dr. Sulianti Saroso

Jl. Baru Sunter Permai Raya – Jakarta 14340 
Phone 021-6506559 Fax 021-6401411 
RSU Persahabatan
Jln. Persahabatan Raya No.1 Jakarta 13320
Telp. 021- 4891708/4891745, Faks: 4711222
RSPAD Gatot Sobroto
Jl. Dr A Rahman Saleh No 24 Jakarta Pusat
Telp. 021 – 371008

 


Kapan Asuransi Pendidikan
akan
diselenggarakan oleh pemerintah..?