Untuk mengerti agama Islam lebih lanjut maka selain mempelajari Al-Quran perlu membaca sejarah bangsa Arab
 
Arabian-Tribes_english
 

Kenapa dalam Al-Quran ada surah mengenai Quraysh …Begitu pentingkah suku ini sehingga perlu dibahas di Al-Quran…?
 
==========================================================

106. Surah Al-Quraish

In the Name of Allah, The Most Gracious, Most Merciful

1. (It is a great Grace and Protection from Allah), for the taming of the Quraish,

2. (And with all those Allah’s Grace and Protections for their taming, We cause) the (Quraish) caravans to set forth safe in winter (to the south), and in summer (to the north without any fear),

3. So let them worship (Allah) the Lord of this House (the Ka’bah in Makkah).

4. (He) Who has fed them against hunger, and has made them safe from fear.
 
===========================================================
 
Surah Quraisy (bahasa Arab:قُرَيْشٍ, “Bani Quraisy”) adalah surah ke-106 dalam al-Qur’an. Surah ini terdiri atas 4 ayat dan tergolong surah Makkiyah. Kata Quraisy sendiri merujuk pada kaum Quraisy yakni kaum(suku) yang mendapat kepercayaan menjaga Ka’bah.

Pokok isinya surat ini menerangkan kehidupan orang Quraisy serta kewajiban yang seharusnya mereka penuhi
 
Kaaba_at_night
 
Penjelasan

Kaaba2

1. Al-Ħajaru l-Aswad, “Batu Hitam”, terletak pada sisi kiri Kaaba

  • Bagian Utara disebut Ruknu l-ˤĪrāqī, “pojok Irak”
  • Bagian Barat disebut Ruknu sh-Shāmī, “pojok Levantine”
  • Bagian Selatan disebut Ruknu l-Yamanī “pojok Jaman”
  •  
    Ke-4 sudut dari Kaaba selaras dengan penunjukan bujur Kompas
    Bagian terpanjangnya sejajar dengan tempat terbitnya bintang Canopus ..menunjuk kepada bagian Selatan dinding
    Bagian terpendeknya (menghadap Timur-Barat) sejajar dengan terbitnya Matahari pada musim panas serta tenggelamnya matahari pada musim dingin
     
    2.Pintu masuk terletak 2.13 m (7 ft) diatas tanah dibagian dinding sebelah barat laut yang berfungsi sebagai bagian muka
    Pada tahun 1979 Ahmad bin Ibrahim Badr membuat pintu emas seberat 300 kg gold sebagai pengganti pintu perak yang dibuat oleh ayahnya Ibrahim Badr pada tahun
    Ada sebuah tangga kayu beroda yang biasanya disimpan di mesjid antara pintu Banū Shaybah dan sumur Zamzam
     
    3.Meezab-i Rahmat talang air hujan dari emas dipasang pada saat renovasi ditahun 1627 setelah hujan tahun sebelumnya mengakibatkan runtuhnya 3 dari 4 dinding
     
    4.Selokan ditambahkan pada tahun 1627 untuk melindungi dasar bangunan dari air tanah
     
    5.Hatim sebuah dinding rendah asli dari Kaaba…sebuah dinding melingkar akan tetapi tidak menyatu pada bagian Barat Laut …kira kira tingginya 90 cm (35 in) serta lebarnya 1.5 m (4.9 ft) dan dibuat dari batu marmer putih
    Ada yang percaya bahwa makam Ismail dan Hagar dimakamkan di bagian ruan antara Kaabah dan Hatim sehingga tidak diperkenankan masuk pada saat Tawaf
     
    6.Al-Multazam bagian antara Batu hitam dan pintu masuk
     
    7.Cungkup Ibrahim terbuat dari gelas dan besi yang dipercayai terdapat jejak kaki Ibrahim …katanya Ibrahim berdiri diatas batu tersebut dengan Ismail dibahunya ketika membuat bagian atas Kaaba
     
    8.Sudut dari batu hitam (Timur)
     
    9.Sudut Jaman (Barat-Daya)(South-West)…Pesiarah akan melihat sebuah batu besar yang merupakan sudut dinding
     
    10. Sudut Siria (Barat laut)
     
    11.Sudut Irak (Timur-Laut) ..didalamnya dibelakang sebuah tirai terdapat Babut Taubah, pintu Penyesalan yang menuju sebuah tangga keatas atap Kaabah
     
    12.Kiswa merupakan tutup yang terbuat dari sutra hitam dan emas yang diganti setiap musim Naik haji …Pada posisi 2/3nya terdapat kalimat Al-Quran dari emas termasuk Shahada
     
    13.Marka dari batu marmer yang menunjukkan permulaan dan akhiran jalan menggelilingi Kaabah
     
    14.Pangkal Gibril

     
    Sejarah singkat suku Quraysh

    Garis silsilah / keturunan Arab berasal dari:

    Ba’idah (العرب البائدة): artinya punah, merupakan suku yang pernah tinggal di Jazirah Arab dan telah punah. Sejarah mereka sedikit sekali yang dapat diketahui, kebanyakan berasal dari Perjanjian Lama dan Al-Qur’an. Selain itu dari penggalian-penggalian arkeologis yang ditemukan. Mereka termasuk ʿĀd, Tsamud, Tasam, Jadis, Imlaq dan lainnya.
     
    Qahtani (العرب العاربة): Menurut dugaan mereka berasal dari keturunan Ya’rub bin Yasyjub bin Qahtan bin Hud, sering pula dikenal dengan Arab Qahtan. Mereka kebanyakan tinggal di Yaman dan kemudian menyebar ke daerah lainnya. Peradaban mereka diketahui cukup tinggi. Dibuktikan dengan penemuan-penemuan arkeologis yang mengungkapkan cara kehidupan mereka. Keturunan dari Qahtani ini ada yang menyebar sampai ke Yatsrib, nama kuno untuk Madinah, yaitu Bani ‘Aus dan Bani Khazraj yang dikenal sebagai Kaum Anshar.
     
    Adnani (عدنان): Mereka diduga berasal dari keturunan Ismail (Bani Ismail) melalui anaknya Adnan.
    Ada juga yang menyebut Arab Adnan dan Quraisy termasuk cabang dari ini
     
    Silsilah bani Quraisy
     
     
    Suku Quraisy (bahasa Arab: قريش‎ الأمة​) adalah suku bangsa Arab keturunan Ibrahim, mereka tinggal dan hidup di Mekkah dan daerah sekitarnya. Quraisy yang hidup di Mekkah disebut Quraisy Lembah, sementara yang lain tinggal lebih jauh mengelilingi Mekkah dikenal dengan Quraisy Pinggiran.
     
    Menurut sejarah bangsa Arab, bani Quraysh merupakan cabang dari Bani Kinanah yang merupakan keturunan Mudhar….Setelah beberapa generasi mereka bercampur dengan suku lainnya

    Melalui peperangan dan diplomasi 5 generasi sebelum kelahiran Muhammad saw Qusai ibn Kilab berhasil memperoleh kunci Kaaba yang pada saat itu merupakan monumen yang menguntungkan Mekah dengan kedatangan para peziarah….kelompoknya kemudian bermukin di Mekkah dan menggangkatnya menjadi Raja.
    Kewajiban dibagikan kepada beberapa kelompok dan dengan sendirinya timbul perselisihan diantara mereka yang menvapai puncaknya pada zaman Muhammad saw
     
    Suku Quraisy pada saat itu terkenal sifatnya akan kekacauan, sukar dikendalikan, terpecah belah antar suku, kasar, saling bermusuhan, sangat penuh perasaan, fasih berbicara dan puitis. Quraisy menjadi suku terkemuka di Mekkah sejak sebelum kelahiran Muhammad dan pada dasarnya menguasai kota. Sebelum kelahiran Muhammad, suku ini terbagi menjadi beberapa klan, masing-masing memiliki tanggung jawab yang berbeda atas kota Mekkah dan Ka’bah. Terjadi rivalitas antarklan, dan makin meruncing selama Muhammad hidup. Beberapa pemimpin klan tidak menyukai klaim Muhammad akan kenabian dan mencoba menghentikannya dengan menekan pemimpin Bani Hasyim saat itu, Abu Thalib. Banyak pula dari klan tersebut yang menghukum pengikut Muhammad, seperti melakukan boikot. Hal inilah yang menyebabkan keluarnya perintah hijrah ke Ethiopia, dan kemudian ke Madinah.

    Setelah Penaklukan Kota Makkah pada tahun 630, Muhammad memaafkan orang Quraisy (Jahudi) yang sebelumnya menekan dan memusuhinya, kedamaian terjadi. Setelah meninggalnya Muhammad, rivalitas klan meningkat, terutama siapa yang berhak menjadi Khalifah, hal yang menyebabkan terjadinya pemisahan Sunni dan Syi’ah.
     

    Kalifah bani Quraisy

    Setelah memeluk Islam maka bani Quraysh keluar sebagai pemenang serta menghasilkan:

    kalifah Ummayad (661–750)

    Umayyad750ADloc

    Kalifah Abbasid (750-1258)

    Abbasids850

    Kalifah Fatimid (909–1171)

    FatimidCaliphate969
    Perpecahan antara Sunni dan Shiah

    Menurut pihak Suni maka Abu Bakar menggantikan Muhamad saw sedangkan menurut pihak Shiah Ali ibn Abu Talib

  • Ali merupakan anggauta kelompok keluarga Muhamad saw dari suku Hashim
  • Abu teman dekat Muhamad saw dari suku Taym
  • Umar ibn al-Khattab dari bani Adi
  • Uthman ibn Affan dari bani Umayyah
  •  
    Ketika Ali diangkat sebagai kalifah setelah meninggalnya Uthman maka kekuasaan jatuh ke pihak bani Hashim akan tetapi segera ditentang oleh oleh Muawiyah dari bani Umayah

    Setelah Ali terbunuh oleh suku Kharajite,pihak Shiah berharap agar anaknya Hasan menjadi kalifah akan tetapi harus menyerahkan kepada Muawiyah yang mendirikan dinasti Umayah

    Sepeninggal Muawiyah maka naknya Yazid diangkat menjadi kalifah akan tetapi ditentang oleh anaknya Ali Husein karena penyimpangan dari Islam serta bukan keturunan Muhammad saw
    Pada peperangan Karbala Husein terbunuh … titik tolak perpecahan Suni dan Shiah
     
     
     

    MUI-PanduanSyah
     
     
     
     

    http://metafisis.files.wordpress.com/2013/11/183188603-buku-panduan-mui-mengenal-mewaspadai-penyimpangan-syi-ah-di-indonesia.pdf
     
     
     
     
     
     
     
     
     
     
     
     
    Bagaimana dengan silsilah kerajaan Saudi Arab sekarang…?
     
    1744 Dinasti Saudi bermula di Nejd di Arab Tengah oleh Muhammad bin Saud yang bekerja sama dengan Muhammad ibn Abd al-Wahhab perintis gerakan Wahhabi (Sunni)
     
    1818 kerajaan Saudi I dihancurkan oleh Mohammed Ali Pasha dari kerajaan Ottoman (raja muda di Mesir)

    1824 kerajaan Saudi II berdiri yang merupakan gabungan keluarga Al Saud dan Al RasjidA

    1891 Al Rashid mengalahkan Al Saud yang menyingkir ke Kuwait

    1902 Al Saud kembali ke Nejd dan mendapat bantuan dari suku Ikhwan (penganut Wahabi)

    1913 Ibn Saud merebut Hasa dari kerajaan Otoman

    1921 Ibn Saud menamakan dirinya raja dari Nejd

    1930 Terjadi perselisihan antara Ibn Saud dan Ikwan karena Ibn Saud fokus pada modernisasi sedangkan Ikwan lebih fokus pada Wahabi ..dan berakhir di pertempuran “Sabilla”

    1932 Ke-2 kerajaan Hejaz dan Nejd bergabung sebagai kerajaan Saudi Arabia

    1953 Saud naik tahta

    1964 Faisal gantikan Saud

    1972 Saudi Arab menguasai 20% saham Aramco yang mengurangi control Amerika

    1973 Saudi Arab boycot saluran minyak ke negara Barat yang mendukung Israel pada perang Oktober melawan Mesir dan Siria

    1975 Faisal dibunuh Faisal bin Musaid dan diganti Khalid

    1982 Khalid meninggal dan diganti Fadh

    2005 Fadh diganti Abdullah
     
    Pada tahun 1960’an, pemancar radio “Sawt Al-Arab” di Kairo, Mesir, dan pemancar radio di Sana’a, Yaman, membuktikan bahwa nenek moyang Keluarga Saudi adalah Yahudi.

    Kesaksian bahwa nenek moyang Keluarga Saudi adalah Yahudi:
     
    Saudi Family
    Raja Faisal Al-Saud tidak bisa menyanggah bahwa keluarganya adalah keluarga Yahudi ketika memberitahukan kepada the WASHINGTON POST pada tanggal 17 September 1969, dengan menyatakan bahwa: “Kami, Keluarga Saudi, adalah keluarga Yahudi: Kami sepenuhnya tidak setuju dengan setiap penguasa Arab atau Islam yang memperlihatkan permusuhannya kepada Yahudi, sebaliknya kita harus tinggal bersama mereka dengan damai. Negeri kami, Saudi Arabia merupakan sumber awal Yahudi dan nenek-moyangnya, dari sana menyebar ke seluruh dunia”. Itulah pernyataan Raja Faisal Al-Saud bin Abdul Aziz.
    http://www.cifiaonline.com/saudiroyalfamily.htm
     
    Kelompok Jahudi Orthodox memprotes Israel atas pendudukan Palestina

    Members_of_Neturei_Karta_Orthodox_Jewish_group_protest_against_Israel
     
    ===========================================================
     
    Kesimpulkan

    Islam = orde baru-reformasi Yahudi
     
    Seperti pada jaman nabi Musa maka telah terjadi infiltrasi paham Yahudi di jazirah Arab dengan nama lain
     
    Pertentangan di Timur Tengah antara Yahudi dengan Arab sesungguhnya merupakan perebutan kekuasaan serta hegemoni ekonomi antara suku suku Yahudi…yaitu orde lama lawan orde baru-reformasi
     
    Pada jaman ini maka Kelompok orde lama (di Israel & Saudi Arab) menyusup liwat Amerika untuk mengalahkan klan Ali (Shiah) yaitu Iran serta menumpas suku suku lainnya (Siria-Afghanistan-Irak)

    Menjelang PD II kelompok Nazi (Kristen/orde baru Yahudi) membasmi Yahudi orde lama
     
    Di Indonesia kelompok teroris = Yahudi in disguise
     
    Kenapa segala sesuatu yang berhubungan dengan Yahudi selalu ada sisi kelam >>> teror
     
    Islam – Kristen – Komunisme – Kapitalisme…ujung ujungnya urusan Duit…

    rasooljesus2Partai Komunis
     
     
     
     
     
     
     
     
     
     
     
     
     
     
     
     
     
     
    Sikap Munafik Yahudi berimbas pula di Indonesia
     
    Pergantian posisi Presiden Partai Keadilan Sejahtera


     
    Gubenur Banten Ratu Atut sambil berjilbab dan tampil alim sekarang ditangkal KPK untuk naik haji

    Ratu-atut-choshiah
     
    Orang Belanda ketika menjajah Indonesia sangat terkesan akan tabiat bangsa ini dan menyebutkan “Het zachtste volk in de wereld” kalau diterjemahkan “bangsa paling santun dan ramah di dunia”
     


    Apakah paham
    dari bangsa yang terkenal kejam – keras
    economic-animal
    (baca buku Perjanjian Lama)
    sesuai dengan ciri ciri bangsa Indonesia
    yang ramah dan santun itu…?

     
    Secara berseloroh teman yang baru kembali dari “Naik Haji” berucap “sekarang saya tahu kenapa Allah menurunkan para nabi di Timur Tengah” …tidak lain agar mereka lebih manusiawi dan santun..
     
    Bung Karno liwat konsep Pancasila menawarkan paham yang lebih Humanistis -Revionist-Revolusioner dan lebih sesuai dengan kepribadian bangsa Indonesia yang ramah dan santun
     
    Baca pula:

    http://www.akhirzaman.info/islam/saudi-dan-wahhabi/1258-fakta-fakta-aneh-di-balik-kerajaan-saudi.html
    http://en.wikipedia.org/wiki/Muhammad
    http://www.answering-islam.org/Authors/Arlandson/qurayza_jews.htm
    http://www.akhirzaman.info/islam/saudi-dan-wahhabi/74-saudhouse.html