Virtual Machines memungkinkan menjalankan multiple operating systems pada sebuah komputer
Dan tersedia management software untuk mengkontrol bermacam macam komputer pada sebuah networks.
==================================================================
Tutorials:

Instructional video – Installing VMware on Windows.
The U of Alberta has more detailed information about VMware.
Run multiple OSes with free VMWare Player
You can also learn to install the VMware server on Ubuntu.
 
With an AMD x86_64 Ubuntu OS as host, it is necessary to install ia32-libs prior to using it.

VMware Player is the most basic version of VMware available. It’s designed to play existing VM images. There are many existing, downloadable images for free Operating Systems. In addition, sites like EasyVMX allow for free creation of new VMXs, allowing Windows to be installed and run in VMware player.

VMware Workstation is more advanced, and includes a built-in VM creator, as well as the ability to capture an OS snapshot at any point in time. With VMWare Workstation you can also use an existing physical partition as a virtual machine. VMware workstation requires a paid license to use.

VMware Server is aimed at hosting virtual servers. It includes a configuration console and web based configuration access. This is also free from VMware. AMD64 users should see VMware/Server/AMD64
====================================================================

Pros

1. Dapat menjalankan semua versi Windows, Linux, FreeBSD dengan baik
2. Baik untuk testing Windows untuk menjalankan Office atau mengcompile dan test aplikasi Windows (kecuali games) atau menjalankan sebuah aplikasi(bukan game)
3. Baik untuk mengetest sebuah versi baru sebuah sistem
4. Baik sebagai “help desk”
5. baik digunakan apabila mempunyai PC-Windows dan tidak berkeinginan men dual boot linux
 
Neutral >> memerlukan banyak memory
 
Cons

1. Tidak dapat emulate semua devices
2. Tidak support game dengan baik
3. Audionya kurang bagus(akan tetapi lebih baik dari versi 4.0)
4. Hanya support versi 1.0 usb ports
=========================================================================
 
VMware Player for Windows 32-bit and 64-bit
 
Gara gara software kantor yang 32 bit tidak dapat diinstal pada PC yang menggunakan windows 8 64 bit maka atas anjuran teman kantor saya diinstallah VM-Windows 7

Ketika klik icon VMware Player pada Desktop >> Sudah ada sebuah Vmware >>Windows 7 yang dibuat untuk dapat menjalankan software 32 bit dari kantor
VNWare-Player

Tampilanya seperti berikut iniWindows7-VMPlayer
 
Mari kita lanjutkan membuat VM Ubuntu 13.04
 

I.Download free VMware Player for Windows 32-bit and 64-bit klik https://my.vmware.com/web/vmware/free#desktop_end_user_computing/vmware_player/5_0

VMWare
 
II.Setelah itu download ISO file Ubuntu 13.04
 
VMware-Ubuntu 13.04 download
 

  • Klik icon VMware Player pada Desktop
  • Klik Create a new Virtual Machine
  • Isi data pada jendela New Virtual Wizard
  •  
    VMware-Ubuntu 13.04-Install

  • Klik Next
  • VMware-Ubuntu12.10-Iso
     
    Ubuntu 13.04 serta Tools for linux mulai diinstal
    VMware-toolsforlinux
     
    Ubuntu 13.04 telah terinstal
    VMware-Ubuntu 13.04
     
    Penampilan VMware Player sekarang
    VMware-New
     
    Menjalankan VMware-Ubuntu 13.04

  • Klik ubuntu 13.04
  • Akan muncul message
  • Klik Yes
  • VMwarePlayer-ubuntu13.04 message
     
    Jendela berikut tampil
    Klik “Play Virtual Machine”
    VMwarePlayer-PowerOn
     
    Ubuntu 13.04 akan mulai terbuka
    VMwarePlayer-ubuntu 13.04 open
     
    Untuk keluar dari VMware-Ubuntu Klik Player>Power>Power off
    VMware-Ubuntu 13.04-b
     
    Dikemudian hari silahkan Upgrade to VMWare Work station
     
     
     
     

    Bridged Networking

    BridgedNetWork
     
    Bridged networking menghubungkan sebuah virtual machine ke network yang menggunakan Ethernet adapter dari Host komputer
     

    Nitroshare Connection & VWWare

    Masalah muncul ketika menggunakan Nitroshare untuk menghubungkan 2 PC.

  • Nitroshare ke-1 berada pada PC VmWare 5.0 diatas windows 8 64 bit
  • Nitroshare ke-2 berada pada PC XP 32 bit
  •  
    Ke-2 komputer tidak dapat berkomunikasi satu dengan lain melalui Nitroshare
     
    Biangkeroknya adalah setting Networking di VmWare versi 5 tidak sama dengan di XP dan tidak ada opsi untuk merubahnya.

    Tiba2 ada pesan untuk mengupgrade ke versi 6 … aneh bin ajaib malah sekarang berubah ke VmWare Workstation versi 9 dan mempunyai kemampuan untuk merubah setting Network Adapter

    Dengan pemunculan versi 10 Trial maka sekarang bila mengupgrade akan secara otomatis menjadi virtualworkstation versi 10

    Workstation 9.0
     

  • Klik ikon Network Adapter pada toolbar – klik kanan Setting
  • Centang “Replicate …….”
  • Klik “Configure ….”
  •  
    VirtualMachineSetting-NetworkAdapters

    Secara default maka yang terpilih pada Network Connection adalah NAT dan yang tercentang adalah:
     

    1.Intel(R) Centrino(R)advance N6205 – Virtualbox Bridged Networking Driver
    2.Qualcomm Atheros AR 8151 PCI E Gigabit Ethernet Controller (NDIS 6.30) – Virtualbox bridged Networking driver
    3.Virtualibox Host only Ethernet Adapter
    4.Microsoft Hosted Network Virtual Adapter
    5.Bluetooth Device (Personal Area Network)

     
    BridgingSetting
     
    Setelah merubah ke Bridged dan hanya mencentang Intel(R) Centrino(R)advance N6205 – Virtualbox Bridged Networking Driver saja maka Nitroshare pada ke-2 PC tersebut dapat melakukan hubungan satu sama lain
     
     
    Virtualbox

    Mengingat bahwa VirtualWorkstation merupakan program berbayar yang dapat di coba beberapa bulan maka untuk berjaga jaga Virtualbox (gratisan) didownload dan menginstall Ubuntu 13.04 pula didalamnya

    Virtualbox
     
    Untuk multiple virtual network adapters tambahkan setting sebagai berikut:

    ethernet1.connectionType
    ethernet2.connectionType dsb

     
    Untuk custom adapter tambahkan serrting sebagai berikut

    ethernet1.vnet
    ethernet2.vnet

     
    Perhatian: perubahan pada Network Adapter settings dari the VMware Player GUI menghilangkan custom settings
     
    =================================================================
     
    VMware Workstation = hypervisor yang dijalankan pada komputer x64 dibuat oleh VMware, Inc., a division of EMC Corporation

  • Download Trial
  • Download Full license
  •  
     
    Gunanya adalah untuk membuat multiple virtual machines (VMs) dan menggunakan secara pararel dengan mesin komputer dimana setiap virtual machine dapat menjalankan operating sistim masing masing seperti Microsoft Windows, Linux or BSD variants
     
    VMware Workstation dapat membuat sebuah mesin komputer serta menjalankan multiple operating sistim secara bersamaan
     
    Sebuah hypervisor atau virtual machine monitor (VMM) = sebuah software,firmware atau hardware yang membuat dan menjalankan beberapa virtual machines.
     
    Ada 2 macam tipe:

    VMware-Hyperviseur

    Type 1 (or native, bare metal) hypervisors berjalan langsung pada host’s hardware untuk mengontrol hardware serta mengatur guest operating systems. Sebuah guest operating system berjalan di level diatas hypervisor…merupakan contoh klasik “virtual machine architectures”
    Pada mulanya maka hypervisors merupakan “test tool” SIMMON, and CP/CMS, yang dikembangkan oleh IBM dipengunjung 1960
    CP/CMS merupakan cikal bakal z?VM dari IBM …yang sekarang diganti oleh Oracle VM Server for SPARC, Oracle VM Server for x86, the Citrix XenServer, VMware ESX/ESXi, KVM, and Microsoft Hyper-V hypervisor.

    Type 2 (or hosted) hypervisors menjalankan didalam conventional operating system environment. Dengan hypervisor layer sebagai second software level, maka guest operating sistim berjalan pada third level diatas hardware…contohnya BHyVe, VMware Workstation and VirtualBox

    Kesimpulan:
    Type 1 hypervisor berjalan pada hardware sedangkan Type 2 hypervisor berjalan diatas operating sistim lain seperti FreeBSD, Linux, or Windows.
     
    VMware Workstation supports bridging existing host network adapters dan share physical disk drives serta USB devices dengan sebuah mesin virtual
    Sebagai tambahan dapat juga simulate disk drives…mount an existing ISO image file kedalam virtual optical disc drive sehingga mesin virtual dapat melihatnya sebagai hal yang real…virtual hard disk drives dibuat melalui .vmdk files.

    VMware Workstation dapat menyimpan keadaan sebuah virtual machine pada waktu tertentu…disebut juga “snapshots” yang dapat direstore, dan secara efektip mengembalikan keadaan virtual machine pada saat di saved

    VMware Workstation dapat juga membuat multiple virtual machines sebagai sebuah team yang dapat di powered on, powered off, suspended or resume sebagai sebuah single object, yang berguna untuk melakukan “testing client-server environments”
     
    ===============================================================

    Instal VMware Player pada Ubuntu 12.10 64 bit

    Pada Terminal

    ketik : mkdir ~/VMware && cd ~/VMware

    ketik : wget -c http://goo.gl/aoveM -O VMware-Player-5.0.1-894247.x86_64.bundle.tar

    ketik : tar -xvf VMware-Player-5.0.1-894247.x86_64.bundle.tar

    Ketik : chmod +x VMware-Player-5.0.1-894247.x86_64.bundle

    Ketik : sudo sh VMware-Player-5.0.1-894247.x86_64.bundle
     
    VMWare-installation
     
    Akan ada pemberitahuan bahwa VMPlayer Workstation ver 9.0 tersedia untuk didownload
     

    VMPlayer_Workstation
     
    Logo VMWare tampil di Dash Home

    Logo VMWare
     
    Ketika logo tersebut diklik maka ada tawaran untuk mengupdate VMware ke versi 5.02
     
    VMwarePlayer-Ubuntu 12.04 LTS

    Dengan menggunakan ISO Ubuntu 12.04 maka dibuatlah VMware machine Ubuntu 12.04Lts

    VMware player-Ubuntu 12.04LTS
     
    VMware – Ubuntu 12.04 Lts

    VMware-Ubuntu 12.04lts
     
    Uninstall VMWare

    sudo vmware-installer -u vmware-player

     
    ==================================================

    Using an .iso file with the “Create a New Virtual Machine” option of VMWare Player
    (This has only been tested with VMware Player 3.0.0, but probably works with other versions.) If you have an Ubuntu .iso file (the file that you use to make an Ubuntu install disk), you can make a new Ubuntu Virtual Machine with the free (in cost) VMware Player. When VMWare opens, just use the “Create a New Virtual Machine” option on the first screen. When VMware asks for the .iso file, browse to the .iso file you downloaded from the Ubuntu download page. VMware asks for some other information and then happily hums away installing the program. It’s not entirely the same as installing Ubuntu from a CD, but it’s free (in cost) and it works to get an Ubuntu VM on your windows machine! (I used an install option called “Easy Install”. It let me type in full name, username, password, desired maximum hard-drive size, and then it automatically filled out the forms in the install process. I do not remember how I selected “Easy Install,” perhaps it is the only choice for “Create a New Virtual Machine”. But it prints “Easy Install is installing Ubuntu” on the bottom of the screen while it is working).