Mangan ora mangan Pokoke Ngumpul

Marketing-Network
 
Yang sekarang lagi ramai dibicarakan adalah dinasti politik yaitu dimana satu keluarga berada dalam satu partai baik sebagai Caleg maupun jajaran partai

Memang tidak ada aturan yang melarangnya akan tetapi hal tersebut akan menempatkan mereka:

1.Dibawah bayang bayang tokoh no 1

  • Sulit mengembangkan jati diri >> selalu menjadi orang no:2
  • Sulit melepaskan diri dari ciri ciri sifat “Benalu dan Pemalas”

 
Mereka yang termasuk “mempunyai harga diri dan jati diri yang kuat” akan membuat “partai sendiri” atau akan melakukan “kudeta atau pengembosan”
 
2. Terjerat pembayaran cicilan “Politik Cost” yang dapat mencapai Rp 10 Miljar

  • Tidak ada jalan lain untuk melakukan korupsi untuk melunasinya
  •  
    =============================================================================

    Lampu merah bagi sistim DPR
    Let’s build the world a New

    =============================================================================
     

    Pancasila
    Berseberangan
    Dengan
    Demokrasi Facis /Dinasti

     

    @Beritasatu: Politik Dinasti Menggerus Nilai Dasar Demokrasi http://t.co/yL8MJsgQJq

    @Beritasatu: http://www.beritasatu.com/nasional/111484-caleg-demokrat-dinilai-berkualitas-bagus.html
     
    Berdasarkan rilis Forum Masyarakat Pemantau Parlemen Indonesia (Formappi)
    Rinciannya adalah sebagai berikut:

    A. Keluarga SBY

    1. Edhie Baskoro Yudhoyono (Jawa Timur VII), anak;
    2. Hartanto Edhie Wibowo (Banten III), adik ipar;
    3. Sartono (Jatim III), sepupu;
    4. Mexicana Leo Hananto Wibowo (DKI Jakarta III), keponakan SBY;
    5. Agus Hermanto (Jawa Tengah I), adik ipar SBY;
    6. Putrid Permatasari (Jateng I), keponakan Agus Hermanto;
    7. Agung Budi Santoso (Jabar I), keluarga Hadi Utomo, kakak Agus Hermanto;
    8. Sri Hidayati (Jabar III), adik ipar Agung B Santoso;
    9. Drg Lintang Pramesti (Jabar VIII), anak Agus Hermanto;
    10. Hj Indri Sulistyowati (NTB), keponakan Hadi Utomo;
    11. Decky Hardidjantho (Jateng V), keponakan Hadi Utomo;
    12. Nur Cahyo Anggorojati (Jateng VI), anak Hadi Utomo;
    13.Dwi Astuti Wulandari (DKI Jakarta I), anak Hadi Utomo.

    B. Teman SBY

    1. Darizal Basir (Sumbar I);
    2. Cornel Simbolon (DKI Jakarta I);
    3. Fadjar Sampurno (DKI Jakarta I);
    4. Mayjen (Purn) Syafei Nasution (Jabar X);
    5. Ratyono (Jatim VIII);
    6. Dikdik Salmijardi (Kalteng I);
    7. Syamsul Mappareppa (Sulawesi Selatan II);
    8. Azis Ahmadi (Jatim VII).

    C. Teman Ani Yudhoyono

    1. Nurhayani Pane (Jabar II);
    2. Nuki Sutarno (Jatim XII);
    3. Indrawari Sukardi (Jambi).

     

    Anehnya yg nyebut diri
    Demokrat serta Pancasilais
    Malah bergaya diktatur facis dalam tindakan
    Berdasarkan Demokrasi Pancasila
    Ala
    Orde Baru

     
    Biarin aja .. Orang stress dan yang rada rada adalah lahan saya..