Budidaya ikan gurame atau ikan guramih adalah salah satu budidaya ikan yang masih menjanjikan. Sebab masyarakat Indonesia sangat menggemari ikan yang satu ini. Apalagi sekarang banyak bermunculan warung-warung besar yang menjual sajian gurame bakar dan berbagai sajian ikan gurame lainnya. Begitu juga di pasar-pasar tradisional dan pasar-pasar modern banyak tersedia ikan gurame mentah siap di masak. Hal inilah yang mneyebabkan ikan gurame masih membuka peluang usaha dan peluang bisnis yang bagus misalkan Ikan gurame bakar

Harga ikan gurame yang relative lebih mahal dari ikan lainnya membuat banyak yang memilih ikan gurame untuk di budidayakan. Usaha budidaya ikan gurame dapat di lakukan sesuai dengan kondisi modal. Dari modal kecil sampai yang modal besarpun bisa untuk mengembangkan usaha budidaya ikan gurame ini. Oleh karena itulah usaha budidaya ikan gurame ini terbuka untuk siapa saja.
 
Cara budidaya ikan gurame di kolam

Ukuran kolam

budidaya ikan-kolam
Untuk ukuran kolam 1m2 dengan kedalaman 90 cm kira-kira bisa diisi dengan 10 ekor guramih dengan berat 2.5 ons.

Jika ikan gurame sudah semaikn besar maka jumlahnya harus di kurangi. Jika tidak maka perlu penambahan filter air yang memadai, caranya adalah dengan mengalirkan air kolam dengan pompa ke suatu sistem filter, setelah melalui filter air masuk kembali ke kolam.

Ciri ciri Induk :

a. Induk jantan

* Dahi agak menonjol menyerupai cula
* Dasar sirip dada terang keputihan
* Dagu berwarna kuning dan agak menonjol
* Jika diletakan ditempat datar ekornya naik ke atas
* Jika ditekan perlahan kelaminnya mengeluarkan sperma
* Sangat baik untuk dijadikan induk berumur antara 3-7 tahun
 
b. Induk betina

* Dahi rata
* Dasar sirip dada gelap kehitaman
* Dagu kurang menonjol
* Ujung sirip ekor bundar
* Sangat baik dijadikan induk antara 2,5-6 tahun

Sangat berbeda dengan jenis ikan lain dimana untuk telur gurame sudah bisa di jual dengan harga Rp 40-50 / butirnya. Biasanya dalam 1 induk gurame yang berukuran 2.5kg sd 3.5kg bisa menghasilkan 2000 sd 5000 telur gurame.
 
3 Kelompok budidaya:

1) kelompok pembenihan

Tebar benih gurame masa pembesaran biasanya berukuran antara ukuran 2ons sd 3ons dimana jangka waktunya antara 3 sd 4 bulan masa panen. Ukuran masa panen pembesaran dalam jangka waktu tersebut biasanya berukuran kisaran 5 ons sd 1 Kg.

2) pendederan

Untuk ukuran hasil pendederan pada ikan gurame terbagi kedalam beberapa jenis ukuran diantaranya :
a.Ukuran 2-3 cm umur 40 sd 50 hari dari telur dengan harga jual Rp 300-Rp 400/ ekor
b.Ukuran 4-5 cm umur 50 sd 60 hari dari ukuran 2-3 cm dengan harga jual Rp 800-Rp1000/ ekor
c.Ukuran 6-7 cm Umur 50 sd 60 hari dari ukuran 4-5 cm dengan harga jual Rp 1700–Rp 2000/ekor.
d.Ukuran 7-9 cm Umur 50 sd 60 hari dari ukuran 6-7 cm dengan harga jual Rp 2500-Rp3000/ekor

3) pembesaran

Jika kita lihat, memang gurame adalah jenis ikan yang masa pertumbuhannya relatif lamban dibanding jenis ikan lain seperti mas, nila dll, akan tetapi bila kita amati perbedaan masa pertumbuhan itu tidaklah mencolok, kalau kita ambil contoh budidaya ikan nila dari ukuran 2-3 cm sampai mencapai rata-rata 7ons sebenarnya kalau dihitung waktu pasti tidak cukup 6-7 bulan,

yang membedakan lamanya waktu pemanenan tersebut yang paling menonjol adalah ukuran masa konsumsinya, dalam arti ikan nila bisa di konsumsi dengan besaran ukuran 2-5 ons sedangkan intinya lubang tidak bisa untuk keluar ratu)untuk gurame dikonsumsi dengan besaran ukuran minimal 5 ons sd 1kg.

Dengan pembagian kelompok tersebut maka budidaya gurame tidak akan dirasa lama.
 
pendederan ikan gurame pada kolam plastik menjadi salah satu jawaban yang tepat bagi sub sektor perikanan. Dengan kolam plastik, lahan sempit dan air yang kurang, bukan suatu masalah lagi. Karena kolam plastik ini ” adalah usaha budidaya yang hemat lahan dan air, serta untungnya besar
 
Makanan ikan

Untuk merangsang pertumbuhan gurami perlu diberikan pakan hewani dan nabati dalam komposisi yang ideal.

Gurami tidak dapat diberi 100% pakan pabrik karena dagingnya akan menjadi lembek. Untuk memenuhi pakan nabati, bisa disediakan berbagai jenis hijauan seperti

  • daun sente
  • Talas

  • kangkung
  • daun ubi kayu
  • tanaman air atau daun tanaman darat yang lunak dan masih muda
  • ditambah enzim komplek, komposisi pemberian pakan hewani dan nabati yang baik adalah 2%/kg.

    Berdasarkan pengalaman beberapa petani, pemberian daun sente (Alocasia machoriza), sejenis talas–talasan menunjukkan pertumbuhan yang paling baik. Pemberian pakan nabati dimulai saat benih seukuran korek atau kira-kira berumur 3,5 bulan

  • Ukuran ikan 3–5 cm kadar proteinnya 38%
  • Ukuran ikan 5–15 cm kadar proteinnya 32%
  • Ukuran ikan > 15 cm kadar proteinnya 28% (Badan Standardisasi Nasional, 2009)
  • Ransum harian pakan buatan dilakukan secara berkala dengan dosis 1–3% dari bobot biomass perhari dengan frekuensi pemberian 1–2 kali per hari yaitu pagi dan sore. Sedangkan pakan hijauan diberikan dengan dosis 1–2% dari bobot biomass perhari dengan frekuensi satu kali per hari.

    Dengan patokan dosis tersebut, maka bobot pakan per hari dapat berubah seiring dengan penambahan bobot ikan dalam kolam. Penambahan bobot tersebut sering disebut dengan pertumbuhan. Besarnya pertumbuhan dapat diketahui melalui teknis sampling (mengambil beberapa ekor ikan dan menimbang bobotnya). Bobot total ikan dalam kolam adalah perkalian antara bobot rata-rata ikan yang disampling dengan jumlah ikan yang dipelihara. Penyesuaian jumlah pakan disesuaikan dengan hasil sampling bobot total ikan yang dilakukan sekali dalam dua pekan.

    Sesuai dengan usia pertumbuhan seekor gurami, pakan akan dibicarakan menurut usia seekor ikan. Dengan tidak mengenyampingkan unsur murah dan mudah.

    Gurami baru menetas tidak perlu pakan.

    0-10 Hari tidak makan

    Betul, tidak ada biaya yang dikeluarkan tatkala Gorami anda baru menetas lalu menunggu pertumbuhan ekor, kemudian mata dan bagian tubuh lainnya. Waktu yang diperlukan masa dari larva menjadi ikan mini imut ini sekitar 10-14 hari. Selama menunggu gurami menjadi besar, tugas peternak ikan adalah membuang permukaan air dari lemak, cangkang telur (sulit dilihat mata telanjang), telur yang tidak menetas. Petugas di Gajahsora membuang telur yang busuk yang berada di baskom penetasan dengan menggunakan rumput atau lidi yang ditekuk. Selama berada dalam waskom ataupun paso plastik, Kebutuhan hidupnya disubsidi oleh kantung telur yang memang bawaan lahir. Syaratnya dia harus tidur tertelentang dengan perut diatas. Lha kalau ada yang bilang ikan umur dua hari sudah harus diberi makan, maka saya garuk-garuk kepala, cara makannya bagaimana sebab mulutnya pun belum terbentuk sempurna. Tapi ada yang bilang sejak ikan mulai berenang, ia sudah mulai diperkenalkan pakannya sekalipun sebagian kantong telurnya sudah menipis.

    10-14 HARI
    LyraEDISServletKutu Air

    Ukuran hari adalah patokan belaka, kalau anda melihat anak ikan sudah mengempis kantong telurnya, posisi badannya seperti merangkak dengan perut di bawah dan berenang kian kemari mencari umpan lezat itulah yang dicari, maka telah tiba saatnya untuk memberi pakan, ikan mulai dicemplungkan ke hapa (kelambu berbentuk plastik yang mengurung ikan agar tidak dimangsa oleh hama). Hapa ialah jaring plastik yang dipasang di kolam untuk memperkenalkan ikan dengan kehidupan sebetulnya. Bahan hapa dibuat sedemikian rupa sehingga plangton seperti moina (kutu air) bisa masuk, dan dilahap oleh anak gurami. Tapi usia 6 hari ikan saya sudah mulai diperkenalkan cacing rambut.

  • Untuk kebutuhan protein, bisa diberikan sejenis udang renik yang masih sederhana namanya “Moina”. Para ahli memperdebatkan antara Moina dan Daphina, tapi petani ikan enteng menyebut “kutu air” lantaran bentuknya yang kecil, transparan dengan kaki-kaki pengait persis kutu kepala. Tapi ini tidak ada hubungannya dengan Salep Cap Kaki Tiga.
  • Kutu air selalu tersedia di perairan, kalau anda menggunakan air ledeng di akuarium anda, kutu air terpaksa harus didatangkan. Tapi kebetulan ditempat kami lingkungannya mudah untuk mendapatkan kutu air. Supaya masa kutu mau berkumpul, lalu terkonsentrasi disuatu tempat,Tujuan awal memelihara semut adalah untuk menjaga kebun, tetapi akibat kesalahan pemelihara akhirnya mereka menjadi malas.

    Kutu Air juga bisa mengandung virus, sehingga harus diambil dari sumber yang layak dipercaya. Beberapa peternakan “elite” bahkan menggunakan sumber pakan pabrik yang namanya artemia, sejenis udang laut

    Kalau anda mau menyaksikan munculnya kutu air, itu sekitar jam 06.30-08.30 dimana konsentrasi terbesar muncul ke permukaan membentuk koloni seperti kabut di air. Kutu air dipanen dengan menggunakan serokan yang terbuat dari kain yang halus, agar mereka tahan dibawa jauh, biasanya dimasukkan potongan es kedalam plastik sebelum diajak bepergian. Dengan memberikan kutu air, maka jika sisa pakan tidak menjadi busuk melainkan ikut berenang kesana kemari bersama ikan. Di Singapura, kotoran ternak dari beberapa peternakan di gelontor dalam suatu kolam raksasa, dimasukkan air yang mengandung bibit kutu air, lalu kolam kotoran dibiarkan beberapa hari agar kutu air bisa berkembang biak. Saat itu air kolam dipompakan kekolam lain yang didalamnya sudah ada perahu bermotor dengan jaring halus, bila perahu bermotor ini berjalan hilir mudik sambil menebarkan jaring, maka berkilo-kilo kutu air bisa dipanen.

    Cara mengundang kutu air dan nyamuk kebun

    Petani memberikan pupuk kandang basah yang dibungkus dalam karung goni dan ditaruh disudut-sudut kolam. Begitu terkena air, maka tembelek yang sudah busuk, menjadi lebih membusuk. Dan saat itulah udang renik “moina” jantan dan “moina-lisa” datang dan dimangsa oleh ikan kita.

  • Ujutnya adalah sisa pakan dari peternakan ayam buras yang sudah bercampur dedak, sekam, kotoran ayam, bulu ayam dan tidak lupa tanah liat. Postal ini ditebarkan di kolam yang nantinya akan mengundang kutu air dan “nyamuk kebun.”

    Worms-TUBIFEX
     
     

  • Cacing Tubifex yang biasanya hidup didasar sungai dan danau
  •  
     
     
     
     
     
     
     
     
    KUNING TELUR 

    Telur
    Saya mengadopsi cara pemberian pakan dengan kuning telur ini menurut tutur tinutur dari para peternak ikan hias. Rebuslah sebuah telur bisa bebek, bisa ayam. Lalu ambil kuning telurnya seperduapuluh bagian. Letakkan potongan kuning telur tadi kesebuah kain. Lipat kain seperti membungkus sesuatu dan peras kain beserta telur didalamnya sehingga sebagian telur keluar disela jalinan kain. Gantung makanan ini dekat anak ikan. Gantilah pakan ini beberapa hari kemudian supaya tidak membusuk
     
    14 hari sampai 3 bulan
    BloodwormBloodworm2
     
     
    es-cacing dan cacing sutra
     
     
     
     
     
     
     
     
     
     
     
     
     
     
     
     
    Diatas 3 bulan pilih salah satu dibawah ini:
    Semut-Telur
    ULAT, RAYAP, TELOR SEMUT (kroto), SERANGGA

    semut-rangrang-kroto-merah
    Variasi makanan ini sangat digemari oleh ikan Gurami. Laron, anjing tanah, jangkrik, belalang akan disantapnya tanpa bekas. Sementara rayap bisa dicari dibawah pohon yang lapuk, bambu lapuk.
     
     
     
     
    Gambar Laron dan Jangkrik

    Umpan-LaronJangkrik
     

    SAYURAN BERDAUN LEMBUT
    Talas
     
    Meningkat dewasa, Gorami bisa diberikan daun kangkung (Ipomoea aquatica), genjer, daun pepaya (kurang suka), daun keladi ular, daun singkong (kurang suka), daun keladi senthe. Sebetulnya inilah menu utama Gurami sehinigga berat biomas 100 kilo maka pakan yang dibutuhkannya perhari adalah 1 kilogram.
     
    Bagaimana caranya menangkap ikan

    Cukup dengan meng-obok-obok air kolam plus memasukkan daun pisang kering (klaras), gurami seperti terhipnotis dan patuh saja dibopong, ditelentangkan, atau dipindah ke kolam lain. Di tangannya, gurami berbobot 4 – 5 kg per ekor berubah jinak seperti kucing peliharaan

     
    Penyakit Ikan Gurame
     

    Penyakit merupakan masalah utama budidaya gurami. Kehadirannya perlu diwaspadai, sebab serangannya bisa menyebabkan kematian sehingga
    gagal panen.

    Penyebab yang kerap dijumpai seperti bakteri, jamur,parasit, dan cacing.

    Mereka muncul akibat lingkungan kolam yang kotor.
    Karena itu periu dicermati

  • kepadatan tebar
  • kualitas air
  • pakan berlebihan
  • Berikut beberapa penyakit yang kerap ditemui di kolam.
     
    Kutu ikan

    Kutu argulusindicus
     

    Penyakit ini disebabkan parasit Argulus indicus. Serangannya dengan cara menempel lalu menggigit tubuh. Ikan yang terserang akan mengalami pendarahan.
    Penularan ke ikan lain melalui air atau kontak langsung.
     
    Parasit ini muncul pada kolam-kolam yang kualitas airnya buruk
     
     
     
     
    Cara pengendalian:

  • Dengan mengeringkan kolam seusai panen sehingga telur-telurnya mati.
  • Ikan yang sudah terserang diobati dengan menaburkan garam sebanyak 10-15 kg/m3 ke kolam
    atau ikan sakit direndam air yang sudah dibubuhi garam sebanyak 10-15 gr/l selama 15 menit.
  • Usahakan saat pengobatan saluran masuk ditutup, air diturunkan 10-20 cm. Sehari kemudian air bisa ditambahkan
  • .
     
    Cacing-DactylogyrusCacing ikan

    Penyebabnya

  • parasit actylogyrus dan Gyrodactylus
  • Kualitas air yang buruk
  • Kurang pakan
  • Kepadatan tinggi
  • Perubahan lingkungan mendadak memicu munculnya keluarga cacing itu
  • Gejala awal ditandai

  • nafsu makan ikan menurun
  • sering muncul dipermukaan air
  • terkadang berbaring dengan insang terbuka
  • Dactylogyrus lebih menyukai insang Gyrodactylus menyerang bagian badan dan sirip.
     
     
    Cara pengendaliannya

  • Mengganti air dalam jumlah besar
  • Taburkan garam dapur 40 g/m3 ke kolam, lalu tutup saluran air selama 24 jam. Ikan sakit direndam kelarutan garam dapur sebanyak 40 mg/l air
  •  
    Mata BELO

    Gejala penyakit ini ditandai mata membengkak dan menonjol keluar dan kelopaknya. Ikan yang terserang akan buta. Lama-kelamaan kondisi tubuh lemah dan akhirnya mati. Penyebab penyakit ini diduga karena virus/cacing.

    Cara pengendaliannya

  • Memberikan antibiotik yang dicampur dengan pakan
  • Selama pengobatan air bisa diganti total. Biasanya pengobatan itu hanya menyelamatkan ikan yang masih sehat.
    Ikan yang sudah mati diambil lalu dibakar
  •  
    Jamur

    Gejala awal serangan ditandai benang-benang halus mirip kapas menempel pada tubuh yang terluka.

    Jamur Saprolegna
     
    Penyebabnya jamur Saprolegnia dan Achyla. Dalam waktu relatif cepat jamur ini menyebar keseluruh ikan di kolam. Jamur ini tidak
    menimbulkan kematian, tapi kondisi ikan lemah, nafsu makan kurang dan akhirnya kurus.
    Lemahnya daya tahan tubuh membuka peluang kehadiran penyakit lain.
     
     
     
     
    Cara pengendaliannya

  • Memberi garam sebanyak 400 mg/m3
  • Pada saat pengobatan saluran air dihentikan. Perlakuan itu diulang 3 kali secara berurutan dan dilanjutkan setiap bulan. Ikan yang sakit
    direndam dalam larutan garam 20 mg/l air atau malachyte oxalate 1 mg/l atau dosis 0.1 – 0,5 mg/l selama 12-24 jam.

  • Alternatif lain dengan merendam ikan ke larutan formalin 200 ppm selama 2jam
  •  

    Bakteri

    Penyebabnya Aeromonas sp dan Pseudomonas sp.

    AeromonasBakteri ini sering dijumpai pada kolam yang tercemar bahan organik. Keduanya seringkali ditemui di musim kemarau atau menjelang penghujan. Air kolam kurang baik atau perbedaan suhu siang dan malam hari juga berperan munculnya penyakit ini.

    Gejala klinis dicirikan luka di tubuh dan berdarah, perut membesar,lendir mencair, sisik mengelupas, dan timbul borok.

    Dalam waktu singkat kondisi ikan lemah. sering muncul ke permukaan, lalu mati.

    Serangan penyakit ini perlu diwaspadai sebab tak jarang berakibat kematian massal.

    Cara pengendaliannya

  • Merendam ikan sakit ke larutan oxytetracycline 2 5 mg/l air selama 24 jam. Perlakuan itu diulang 3
    kali secara berurutan
  • Ikan yang terinfeksi bisa direndam larutan malachite green oxalat 0,5 mg/l selama 1 jam
  • Satu bulan kemudian ikan diberi pakan yang mengandung oxytetracycline 60 mg/kg pakan selama 7 hari berturut-turut
  •  
    Bercak putih

    IchthyophthiriusParasit Ichthyophthyrius sp merupakan penyebab penyakit ini

    Ia menyerang kulit ikan dan menimbulkan bercak-bercak putih.

    Gejala klinis ditandai bercak putih menyebar di tubuh, warna sisik pucat.ikan sering menggosokkan badan dan tampak megap-megap seolah kekurangan oksigen.

    Cara pengendaliannya

  • Ikan yang terserang direndam dengan larutan formalin 25 mg/lditambah malachite green oxalat 0,2 mg/l selama 24 jam
  •  
    Obat-obatan herbal yang bisa dipakai pada pencegahan dan penaggulangan penyakit pada ikan:

    1. Daun sirih

    2. Daun sambiloto

    3. Daun Jambu Biji

    4. Buah Mengkudu

    5. Daun Pepaya

    6. Kunyit

    7. Bawang Putih

     
    Penjualan

    Untuk fase produksi tersebut sebenarnya tidak ada ketentuan khusus dalam masa pemanenan, dalam arti pada saat konsumen membutuhkan ukuran sesuai dengan keinginan walaupun belum berusia diatas 50 hari masa pemeliharaan pembudidaya bisa menjualnya.
     
    Analisa Usaha

    Khusus di kalangan petani ikan di Kab. Tasikmalaya dikenal sebagai istilah untuk ukuran benih ikan, mulai dari lepas baskom (lempung), biji ketimun, biji labu, kuku, paneker, silet, kotak, korek, garfit sampai kaset. Benih ikan mulai dari lempung sampai sebesar kaset membutuhkan waktu sekitar 8 bulan atau 8 periode pendederan. Sedangkan pendederan untuk masing-masing periode pendederan berkisar antara 17-30 hari.

  • Pendederan I menghasilkan benih ukuran biji mentimun lama pendederan 17-20 hari
  • Pendederan 11 (biji Iabu) selama 17-20 hari
  • Pendederan III (ukuran kuku) selama 30 hari
  • Pendederan IV (paneker) selama 30 hari
  • Pendederan V (silet) 30 hari
  • Pendederan VI (korek) 30 hari
  • Pendederan VII (korek) 30 hari
  • Pendederan VIII (kaset) selama 30-45 hari
  •  
    Namun dari berbagai periode pendederan, yang dinilai paling menguntungkan adalah pendederan I dan 11

    Analisa usaha budidaya pendederan I lepas baskom (1 -3 cm) pads kolam 2 meter persegi yakni, pembuatan kolam bayar upah I orang pekerja untuk I hari Rp. 20.000, beli plastik 2 meter @ Rp. 7.000 (Rp. 14.000) dan spin Rp. 7.000. jumlahnya Rp. 41.000. Bali benih 4.000 ekor kali Rp. 5 yakni Rp. 20.000 dan biaya lain-lain Rp. 50.000. Sehingga totalnya Rp. 131.500. Kemudian hasil produksi sebesar biji mentimun jumlah ikannya 3.000 ekor x Rp. 125/ekor menjadi Rp.375.000–Rp.131.000 = Rp.243.500 (keuntungannya).

     
    Penjualan benih gurami

     
    bagi anda yang sedang membutuh kan bibit ikan gurame
    segera hubungi
    083898481629

    berikut list harga dan ukuranya

    ukuran; silet =rp 1500/ekor
    ukuran; ngorek =rp 2000/ekor
    ukuran;jinggo =rp 3500/ekor
    ukuran; super =rp 4500/ekor

    bagi anda yang berminat silahkan hubungi
    083898481629
     
    Baca pula pembahasan

    https://intranet2012.wordpress.com/2012/11/30/cara-mengukur-ph-air-sederhana/

    https://intranet2012.wordpress.com/2012/11/30/cara-budidaya-ikan-gurame/

    https://intranet2012.wordpress.com/2012/12/03/budi-daya-semut-rangrang-weaver-ant/

    http://atanitokyo.blogspot.com/2008/11/budidaya-ikan-emas-cyprinus-carpio-l.html

    http://budidayanews.blogspot.com/2011/03/cara-ternak-jangkrik.html