Ada bermacam variasi bunga Anggrek


 
Keluarga Anggrek


 

Daerah perkembangannya

Oceania: 50 -70 genera
North America: 20 – 26 genera
tropical America: 212 – 250 genera
tropical Asia: 260 – 300 genera
tropical Africa: 230 – 270 genera
Europe and temperate Asia: 40 – 60 genera

 
Batang & Akarnya
 
Teliti kondisi batang anggrek. Batang anggrek yang baik dan terawat terlihat dari ukurannya yang biasanya besar. Batang anggrek yang gemuk merupakan indikasi yang baik kalau anggrek tersebut disiram dengan benar, diberi pupuk sesuai dosis dan perawatan. Perlu juga diperhatikan dari batangnya adalah jangan membeli anggrek dengan batang yang lembek. Bisa jadi batang yang lembek merupakan indikasi kalau anggrek tersebut sedang penyakitan. Belilah anggrek dengan batang yang gemuk dan kokoh supaya anggreknya tidak mudah loyo dan busuk. Batang anggrek yang lembek biasanya karena kurang penyiraman dan pupuk yang tepat.
 
Semua Anggrek merupakan perennial herbs, dan tidak mempunyai batang berkayu serta dapat tumbuh melalui 2 cara:
 
1.Monopodial: Batangnya tumbuh dari tunas, daunnya akan bertambah dari ujung batang setiap tahun sedangkan batangnya akan makin besar dan dapat mencapai panjang sampai beberapa meter seperti pada Vanda dan Vanilla.

2.Sympodial: Tumbuhan akan menumbuhkan beberapa tunas yg membesar – berbunga dan berhenti berkembang untuk kemudian diganti

Sympodial orchids biasanya tumbuh menyamping daripada secara tegak lurus mengikuti arah penyangganya. Pertumbuhannya akan diteruskan dengan perkembangan tunas dengan akar serta daunnya timbul dari atau disebelah tunas sebelumnya .. contoh Cattleya

Pada saat sebuah tunas lagi berkembang maka rhizome akan mulai tumbuh dari sebuah “mata” atau tunas yang belum sempurna dan melakukan percabangan
 
 
 
 

 
 
 
Dasar batang dari sympodial epiphytes, atau pada beberapa variant maka batangnya akan membesar dan membentuk sebuah pseudobulb yang berisi nutrisi dan air untuk simpanan pada waktu musim kering
 
 
 
 
 
Bila tanaman anggrek terlihat kuat dan kokoh biasanya hal ini menandakan akarnya juga yang bagus. Akar yang bagus adalah pertanda bahwa perawatan anggrek tersebut dilakukan dengan baik. Namun tidak selalu kalau anggreknya tidak kokoh berarti akarnya tidak bagus. Bisa jadi hal ini karena anggreknya baru diganti pot atau baru di split. Hal ini perlu anda perhatikan sebelum membeli anggrek. Jika anggrek tersebut adalah hasil split an, usahakan lamanya anggrek setelah di split minimal 6 bulan. Supaya akar benar – benar sudah kokoh. Lebih lama lebih bagus.
 


 
Daun

 
Struktur daun dipengaruhi daerah tumbuhnya tanaman tersebut.

  • Di daerah kering/terpana matahari – tebal seperti karet dan bagian laminae diselubungi oleh lapisan lilin untuk mempertahankan cadangan air
  • Di daerah teduh – tipis dan panjang
  •  
    Daun anggrek yang sehat adalah daun yang berwarna hijau dan segar, serta mulus. Ketika hendak membeli anggrek, jangan memilih anggrek yang di daunnya terdapat bintik – bintik hitam bekas serangga atau warna kekuningan karena sinar matahari. Jika daun anggrek berwarna hijau biasanya akarnya juga memang bagus dan ini menandakan bahwa anggrek tersebut benar – benar dirawat dengan baik. Tetapi jika daunnya berwarna kekuningan atau ada bintik – bintik, kemungkinan hal ini disebabkan kurangnya perawatan, pemupukan yang tidak tepat atau memang karena kurang kurang disiram.
     
    Kebanyakan tanaman anggrek akan mempertahankan daunnya untuk beberapa tahun sedangkan beberapa varian khusunya dengan daun “plicate” akan mendapatkan daun baru setiap tahun bersamaan dengan pseudobulbs baru seperti pada Catasetum.

     
     
     
     
     
     
    Merawat tanaman Anggrek
     
    Cahaya Matahari

    Intensitas matahari yang berbeda dibutuhkan masing-masing jenis anggrek. Selama pertumbuhannya tanaman anggrek memerlukan naungan. Seperti habitat aslinya, dimana tanaman anggrek tumbuh didalam hutan, menempel didahan pohon yang rindang. Phalaenopsis, jenis anggrek yang membutuhkan intensitas matahari paling rendah, 20%. Jenis lainnya pada kisaran 40% – 60%.
    Untuk naungan, yang mudah menggunakan paranet. Ketebalan paranet disesuaikan dengan kebutuhan intensitas sinar matahari jenis anggrek yang titanam. Agar daun-daun tidak menguning seperti terbakar, sebaiknya hindari masuknya sinar matahari secara langsung dan berlebihan.
     
    Penyiraman

  • Media tanam sangat mempengaruhi penyiraman pada bunga anggrek. Selain itu besar kecilnya tanaman, temperatur lingkungan, kelembaban, aliran udara dan jenis pot yang digunakan juga perlu Anda perhatikan.
  • Penyiraman yang baik langsung disemprotkan pada bagian akar, supaya langsung terserap. Agar tidak merusak media tanam, bunga dan daun anggrek, gunakanlah sprayer saat menyiram hingga butiran air yang keluar dapat diatur.
  • Jangan menyiram anggrek terlalu banyak. Air yang menggenang dalam pot bisa membuat akar membusuk dan tanaman mati. Frekuensi penyiraman tergantung pada jenis anggrek. Anggrek yang mempunyai pseudobulb (anggrek simpodial) lebih tahan kering, misalnya : oncidium, dendrobium, cattleya.

    Penyiraman pada jenis anggrek ini cukup 1 – 2 kali sehari. Anggrek monopodial harus disiram lebih sering, 2 – 3 kali sehari, misal : phalaenopsis dan vanda. Waktu yang baik untuk melakukan penyiraman adalah pada pagi hari jam 07.00 – 09.00 dan sore hari jam 15.00 – 17.00.
     
    Pemupukan

    Fase pertumbuhan tanaman anggrek menjadi dasar dalam pemupukan. Fase vegetatif dan fase generatif adalah 2 jenis fase pertumbuhan anggrek.

  • Fase vegetatif adalah periode pertumbuhan tanaman anggrek dari penyemaian sampai anggrek muda
  • Fase generatif adalah saat anggrek mulai dewasa dan telah siap berbunga.
  • Pupuk yang kaya akan unsur N, yaitu bahan utama penyusun protein yang sangat dibutuhkan dalam proses pembelahan sel, dibutuhkan pada fase vegetatif. Ini menjadikan pertumbuhan tanaman lebih cepat. Pada fase generatif bisa diberikan pupuk dengan unsur hara P yang lebih tinggi. Yang berfungsi untuk merangsang proses pembentukan bunga. Vitamin dan hormon pertumbuhan juga bisa Anda tambahkan.
  • Waktu yang tepat melakukan pemupukan adalah saat dimana mulut daun sedang terbuka, yaitu jam 08.00 – 10.00 dan atau jam 15.00 – 17.00. Sehingga proses penyerapan makanan berlangsung lebih cepat.
  • Pemupukan yang baik adalah lewat daun, karena daun mempunyai daya serap yang lebih besar daripada akar. Jangan memberikan pupuk dengan cara menaburkan langsung ke dalam pot. Pupuk yang diserap akar hanya pupuk yang terbawa oleh air. Sementara sisanya akan mengendap dalam pot dan bisa menjadi tempat yang potensial untuk perkembangnya penyakit.
  •  
    Penggantian Pot

    Penggantian pot adalah proses dimana tanaman anggrek ditanam ulang dengan pot yang lebih besar dengan media tanam baru.

    Penggantian pot diperlukan karena khawatir pot lama tidak cukup menampung saat tanaman siap berbunga seiring pertumbuhan tanaman anggrek yang semakin membesar. Kapan harus melakukan penggantian pot tidak ada waktu yang pasti. Kejelian pengamatan sehari-hari sangat diperlukan. Anda bisa melihat tanda-tanda berikut pada tanaman Anggrek untuk menentukan saat tepat pot diganti:
    – Pot sudah padat oleh tunas baru
    – Pot sudah tidak cukup menampung perakarannya
    – Media tanam banyak ditumbuhi lumut
    – Media tanam sudah hancur dan lapuk.
     
    Lokasi, suhu, dan kelembaban

    Anggrek akan tumbuh baik di dataran tinggi, bukan berarti di dataran rendah tidak bisa hidup akan tetapi harus memenuhi ketentuan yang tepat. Suhu udara berkisar 15ºC-35ºC (suhu optimum 21ºC) dengan sirkulasi udara yang baik. Kelembaban udara berkisar antara 65%-70%.
     
    Beberapa tempat menjual anggrek yang bisa anda kunjungi untuk membeli anggrek adalah:

  • Taman Anggrek Indonesia Permai (TAIP): Jln. Raya TMII, Pinang Ranti. Jakarta Timur (021) 840-4111
  • Taman Anggrek Ragunan: Jl. Harsono RM, Ragunan. Jakarta Selatan (021) 782-4061
  • AnggrekAyah: Jl. Cigadung Selatan 99 B. BANDUNG 40191 – Jawa Barat (022) – 2501757
  • Jeges Orchids: Grand Depok City Cluster Roma/Azalea Blok W4 No.9 Depok (021) 879 270 36 – Website:www.jeges.info
  •