Kalau ingin memahami makna cerita Mahabarat atau Mahabharat maka mau tidak mau sejarah dinasti Kuru harus disimak terlebih dahulu

Keberadaan kerajaan dinasti Kuru serta kerajaan lainnya adalah sebagai gambar ini

Diperkirakan bahwa perang Baratajuda di padang Kurusetra terjadi dibagian Utara India dan berlangsung di abad ke-12 atau ke-9 SM

Bukankah Musa dilahirkan pada tahun 9 SM..?
 
 
Apakah makna perang ini…?
 
Ke-1 Yaitu sebagai pendidikan moral …menggambarkan dimana yang sesat akan selalu kalah dengan yang lurus

Tetapi kejadian di dunia tidaklah demikian sederhana

Apakah resi Bisma, resi Durna, adipati Karna dapat disebut sesat karena memihak kurawa?

Apakah Judistira yang main dadu dan mempertaruhkan kerajaan serta istri dan ke-5 saudaranya serta berbohong perihal kematian Aswatama kepada resi Durna dapat disebut lurus?

Maknanya …..Tidaklah begitu gampang untuk menuduh seseorang sesat atau lurus
 
Ke-2 Merupakan persaingan pengaruh agama agama

Pihak Yudistira = penyembah Brahma
Pihak Arjuna = penyembah bulan (INDRA)
Pihak Bima = penyembah Dewa Ruci >> Hati Nurani
Pihak Nakula/sadewa = penyembah Siwa
Pihak Kurawa = penyembah Siwa
Pihak Karna=penyembah matahari (Surya)
Pihak Drupadi=penyembah Wisnu
 
 
Yang menarik adalah sosok Gatutkaca yang sangat berbeda dengan tokoh wayang yang kita kenal

Dalam bahasa Sansekerta maka Ghatotkacha merupakan paduan kata Ghatam=tempayan dan Utkach= Botak …. kacian deh ..
 
Sifat bangsa Raksasa

Kanibal

Ibunya yaitu Hidimbi atau Arimbi merupakan wanita Raksesi dari bangsa Raksasa yang berada di daerah Himalaya yang suka memakan manusia atau juga masih kanibal

Hanya setelah Gatotkaca dan Hidimbi bertemu lagi dengan Bima, maka kebiasaan kanibalism ditinggalkan
Kebiasaan lama memang susah dihilangkan, karena itu Gatotkaca bila membunuh musuhnya dilakukan dengan cara memenggal kepala .. layaknya seorang head hunter saja ..

Tentu anda pernah dengar mahluk raksasa bernama Yeti yang katanya berkeliaran di pegunungan Himalaya, Nepal, Tibet
 
Ngomong2 mengenai kanibalism maka saya cendrung pindah ke cerita nabi Ibrahim yang hidup pada masa raja Nimrod di Babylonia dengan dewa Ba-al sebagai Tuhannya

Kebiasaan pada waktu itu adalah “korbankan anak ke-1 pada dewa”

Kenapa Ibrahim sangat tidak setuju dengan ritual KURBAN kepada dewa tersebut.. … ?

1) Praktek Prostitusi

Pada upacara ritual tahunan maka para wanita wajib mencukur gundul kepalanya …apabila tidak maka mereka dapat membayarnya dengan menyerahkan diri kepada wisatawan

2) Penyembahan berhala

Kenapa hasil karya manusia berujud patung menjadi Tuhan..kenapa terbalik manusia membuat Tuhan?

3) Pembunuhan bayi
 

Asal usul pengorbanan manusia

Setelah meninggalkan fase KANIBAL maka sekarang manusia memasuki fase Pengorbanan manusia … tidak lain untuk CARMUK kepada dewa dewa agar menurunkan hujan demi kesuburan tanah tumbuhan penunjang kehidupan seperti jagung dll
Besar kemungkinan fase ini terjadi ketika Dunia dilanda peningkatan suhu yang mematikan tanaman sehingga kelaparan meraja lela

Karena ada hubungan antara kesuburan dengan sex maka tidak perlu heran bahwa hal itu ditambahkan kepada upacara keagamaan …he…he..
 

 

 
Patung Ba-Al atau Moloch terbuat dari Brons dan memiliki 7 ruangan

1) ruang ke- 1 diisi dengan tepung gandum

2) ruang ke-2 diisi dengan unggas

3) ruangke-3 diisi dengan domba betina

4) ruang ke-4 diisi dengan seekor kambing

5) ruang ke-5 diisi dengan anak sapi

6) ruang ke-6 diisi dengan seekor sapi

7) ruang ke-7 diisi dengan anak bayi

Setelah itu kayu bakar didasar patung dinyalakan …seperti tungku bakar roti saja…itung itung mereka sudah membuat “Burger” hanya saja dagingnya adalah daging anak bayi
 
 
Selamat makan
 
 
 
 
 
 
 
 

Tentu anda tidak mengira bahwa

  • Pada masa pemerintahan Presiden Jakson, bangsa Indian masih melakukan kurban manusia
  •  


  •  
    Pasukan Romawi pada masa Julius Ceasar yang menyerang ke Inggris menghentikan ritual kurban manusia oleh para Druid
  •  
     
     
     
     
     
     
     
     
     
     


  •  
     
     
    Pasukan Spanyol ketika menyerang ke Amerika Selatan menghentikan ritual kurban manusia oleh bangsa Aztek
  •  
     
     
     
     

     
    Mengenai pembunuhan bayi bayi secara masal maka akan terlihatlah kemiripan antara cerita KANGSA dan Firaun atau Musa

    Kangsa dan Firaun sangat ketakutan ketika mendengar kabar bahwa mereka akan dibunuh oleh bayi yang nantinya akan menjadi raja sehingga memberi perintah untuk membunuh semua bayi di negaranya.
    Untuk menyelamatkan bayinya maka ayah Kresna Wasudewa menyeberangi sungai Jamuna serta membawa bayi Kresna
     
    Perihal kepala botak


     
    …. bukankah itu merupakan kebiasaan para pendeta di Mesir dan Timur Tengah serta bikhsu2 di India dan Tibet…?
     
     
     
     
     
     
     
     
    Perihal kemampuan terbang
     

     
    .. Menurut hemat saya maka “kemampuan terbang” disini bukan seperti burung akan tetapi sebagai kemampuan untuk melayangkan tubuh seperti beberapa pendeta Tibet ..
     
    Perihal Kemampuan Telepati

    Diceritakan pula bahwa Bima dan Gatotkaca dapat saling berhubungan liwat pengheningan cipta …. istilah modern adalah telephatic comunication

    Pada masa itu hanya pendeta yang menguasai teknik tersebut
     
    Apakah Gatotkaca seorang biksu Lama dari Tibet … penganut aliran Budha Tantric

    Bima satu2nya Ksatria yang mengunakan kalung Brahmana yaitu seseorang yang telah memperoleh penerangan liwat kisah Dewa Ruci

    Bukan rahasia lagi bahwa mereka2 yang hidup didaerah berhawa dingin biasanya berbadan lebih besar dan tinggi dibanding orang2 lain

    Para ilimuwan juga bertanya tanya kenapa sosok raja raja Persia yang dipahat ditembok tinggi besar …. apakah sebagai simbol seorang raja yang harus lebih besar dari orang lain … ataukah memang sosoknya tinggi besar …
     
    Perihal kemampuan sihir
     

    Gatotkaca dapat merubah wujudnya sekehendak hatinya

    …. Pendeta Pendeta Tiber serta dari Persia juga dikenal dengan sebutan MAGI…Apakah mereka ini yang menyingkir ke Tibet serta menghentikan ritual kanibalisme .. ?
     
    Bandingkan Kisah jatuhnya roti/makanan dari langit dan Hilangnya rasa lapar

  • Kisah ketika Musa memohon kepada YAHWEH agar umatnya yang mengikutinya di gurun tidak kehausan dan kelaparan… tiba roti dan makanan jatuh dari langit
  • Ketika Pandawa dalam pembuangan, tiba2 mereka dikunjungi resi Durvasa bersama murid2nya yang bersikeras agar dijamu oleh Pandawa … masalahnya hanya tersedia sebutir beras saja

    Drupadi memohon pertolongan kepada Krisna …. ajaib … para biksu tidak merasa lapar lagi

  • Masalah ASPAL sudah ada dari dahulu

     
    Baca Pula http://id.wikipedia.org/wiki/Gatotkaca