KRISTAL User Interface Overview

Ketika mulai dengan KRISTAL Audio Engine maka beberapa komponen akan tampil yang terdiri dari


1.Mixer
2.Transport Panel
3.Channel EQ
4.Kristal Waver
5.Kristal LiveIN
 
 
 
 
 
 
Mixer


1.Audio Inputs
2.Audio Output
3.Performance Meter
4.Channel Strips
5.Master Channel
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
Audio Inputs

Secara default, maka ‘Audio Input 1’ merupakan pilihan dari Kristal Waver PlugIn (although this is optional).sedangkan yang lainnya default ke ‘No Input’.


 
Dengan menklik tombol e disamping setiap the input PlugIn slots , akan membuka dan menutup main ‘editor’ window untuk PlugIn yang dipilih.
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

 
 
 
 
 
 
 
 
 

The KRISTAL Waver PlugIn


 
Merupakan sebuah multi-track recorder, dengan g up to 16 tracks … Karena setiap Audio Input slot dapat mempunyai KRISTAL Waver PlugIn , maka jumlah 64 audio tracks secara teori tersedia (walaupun hanya 16 saja yang dapat terhubung).
 

Merupakan main audio sequencer arrangement window
 
 
 
 
The KRISTAL LiveIN PlugIn

Dapat digunakan untuk menghubungkan peralatan external sound source (seperti microphone atau sebuah guitar) langsung ke mixer, untuk diproses secara ‘real time’ via VST effects PlugIns dan channel EQs.

Anda dapat memilih antara 8 mono or stereo inputs .Untuk menambah live channels, load the LiveIN Plug-In 2 (dua) kali

Lampu LED disebelah kiri akan menyala apabila incoming signal melampau
 
 
Klik OO icon untuk memilih mono dan stereo input.

Pilihlah input channel dari popup menu. Channel ASIO dan channel MME mempunyai icon yang berbeda

Inputs dari kartu ASIO hanya tampil apabila driver yang dipilh adalah Audio Output dan diaktipkan di Preferences

Incoming signal dapat diperkuat atau diperkecil sampai dengan +6dB liwat ‘Volume’ knob
 
 
Audio Output

Dengan Audio Output pop-up menu maka dapat memilih computer’s audio devices yang akan memainkan suara KRISTAL.

Pilihan tergantung dari hardware and drivers yang ada di PC.

Klik tombol e disamping Audio Output slot untuk membuka control panel agar dapat memilih special settings untuk chosen device. Hanya beberapa ASIO sound card drivers memiliki fungsi tersebut
 
 
The Performance Meter

Menunjukkan % dari processing power yang digunakan KRISTAL .

Pertahankan posisi dibawah 75% agar mendapatkan ‘real time’ performance terbaik bagi PC.
 

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
Channel Strips

KRISTAL’s mixer window mempunyai 16 channel ‘strips’, seperti yang diketemukan pada sebuah conventional hardware mixing console. Setiap channel mempunyai basic controls yang sama:

Sebuah vertical ‘fader’ memungkinkan mengontrol tingkat volume suara pada setiap mixer channel
 
 
By default the fader is set to ‘0.0’, meaning that the level of the incoming signal is unchanged. Moving the fader down reduces the volume, moving it up increases it. Right-clicking the fader resets it to 0.0dB.
 
 
Pada sisi kanan setiap fader ada sebuah animated meter, yang menampilkan perubahan signal.

Apabila level signal melampaui threshold,maka a ‘CLIP’ warning akan tampil dibagian atas display.
 

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
PAN Control

Diatas setiap channel fader ada sebuah ‘pan’ control (sebuah horizontal display, dengan sebuah vertical bar).

Apabila sebuah signal mono terhubung pada channel tersebut, maka dengan menggeser ‘bar’ ke kiri atau kanan maka anda dapat mengontrol dimana posisi overall stereo ‘image’ suara sound yang dikehendaki.

Apabila sebuah signal stereo terhubung pada channel tersebut maka dengan pan control dapat diset ‘balance’, yaitu posisi relative dari channel kiri dan kanan.

Diatas pan control adalah tombol ‘mute’ dan ‘solo’ buttons, labelled ‘M’ dan ‘S’ .

  • Activating the mute button … maka channel tersebut tidak akan terdengar pada saat final mix.
  • Activating the solo button …maka hanya channel tersebut akan terdengar pada saat final mix.
  •  


     
     
    Diatas tombol mute dan solo buttons, maka setiap mixer channel mempunyai tombol tombol effects and EQ.
     
     
     
     
     

    Effects

    KRISTAL supports VST effects Plug-Ins untuk di ‘inserts’ pada setiap audio channel dan pada master section dari KRISTAL mixer.

    Contoh : Reverb, Chorus, Flanger, Distortion,… etc.

     

     
     
    VST effects Plug-Ins yang terpasang secara automatically pada KRISTAL Audio Engine:

  • KristalMultiDelay, a powerful Delay/Filter Plug-In
  • Kristalizer, a simple dynamics tool
  • KristalChorus, a Chorus/Flanger Plug-In
  • KristalReverb, a Reverb Plug-In
  •  
     
     
     
     

    Untuk menggunakan VST Effect dengan KRISTAL, perlu terlebih dahulu harus:

    the ‘global VST Folder’, shared by multiple host applications (e.g. “C:\Program Files\Vstplugins”)

    the ‘Plugins’ folder in KRISTAL application directory

    one of three freely assignable locations, which can be nominated in Preferences dialog
     
     
    Setiap Channel Strip pada KRISTAL Mixer window memiliki effect section.
     
    Klik ‘No FX’ field dan pilih effect dari listing

     
    Jendela editor tampil berikut tombol controls untuk mengatur parameter effect
     

     
     

     
     
     
     
     
    Akan muncul sebuah menu sebuah pop-up menu berisi listing program effect
    Jumlah programs serta settingnya tergantung dari effect yang dipilih
     
     
    Untuk membuka atau menutup jendela effect editor klik tombol e

     
    EQualizer
     

    Setiap KRISTAL mixer channel mempunyai three-band parametric equalizer or ‘EQ’

    EQ Presets
    EQ Curve Display
    Low, Mid and High Bands

     

     

     
     
     
     
     
     
     
     
     
    EQ Presets

    Di atas jendela EQ editor ada sebuah pop-up menu dimana anda dapat melakukan preset seperti:

  • Flat – Merupakan default atau EQ off
  • Bass Boost meningkatkan low-frequency dari suara agar lebih nge-bass.
  • ‘Sparkle’ meningkatkan higher frequencies,agar suara lebih nyaring.
  • ‘Telephone Vox’ memotong low dan high frequencies, serta menambahkan mid-range…. baik untuk vocals!
  •  

     
     
     
     
     
     
     
     
     
     
     
    The EQ Curve Display (frequency response)

    Merupakan sebuah ‘graph’ bersumber pada equalization yang digunakan.

  • Garis horizontal axis of the graph rmenunjukkan range of audible frequencies; ‘left to right’ searah dengan ‘low to high’.
  • Garis vertical axis menunjukkan jumlah ‘cut’atau ‘boost’ yang digunakan
  •  
     

    The channel EQs dapat digunakan untuk merubah Low, Mid and High frequency ‘bands’ secara independent

    Setiap 3 band mempunya control yang sama yaitu:

  • ‘Gain’ .. merubah jumlah cut atau boost.
  • ‘Freq’.. mengontrol overall frequency spectrum .
  • ‘Q’ … menetapkan ‘width’ frequeny band (i.e. the ‘sharpness’ of the EQ curve).
  •  
     
    The Master Channel

    The Master Channel (disebelah kanan dari mixer window) sama dengan mixer channels lainnya,kecuali menggontrol the overall level dari stereo mix.

    Berbeda dengan mixer channels lainnya yang hanya mempunyai 1(satu) fader, maka the Master Channel memilik 2(dua) fader. Secara default ke-2nya ‘linked’, sehingga bila menggerakan yang satu maka yang lainnya bergerak pulal.

     
     
     
     
     
     
     
     
     
     
     
     
    Audio Connection