Di TV maupun Radio anda akan banyak melihat atau mendengar bagaimana seseorang dengan mengebu ngebu mendakwah perihal agamanya dan buku sucinya … pokoknya serba kecap nomor satu
 
Koq nggak beda dengan seorang sales yang lagi mempromosikan barang dagangannya
Celakanya tidak satupun agama dapat memperlihatkan wujud dagangannya >>> Tuhan dengan benar
 
Tuhan = Barang Dagangan = Sebuah Nama
 

Ibaratnya sebagai 3 orang “buta” diminta mendiskripsikan bentuk seekor gajah

  • Yang pegang belalainya .. berucap Tuhan berbentuk panjang
  • Yang pegang badannya .. berucap Tuhan besar sekali dan berbulu
  • Yang pegang kakinya … berucap Tuhan tinggi serta bulat panjang
     
    Akibatnya kebanyakan pembahasannya adalah sekitar isi buku sucinya atau nabinya
     
  • Siapa bilang bahwa nabinya adalah utusan Tuhan?
  •  
    Andalah yang mengangkat seseorang menjadi nabi

    Bukankah 5x sehari anda mengucapkan kalimat Syahadat

    asyhadu an-laa ilaaha illallaah
    artinya : Saya bersaksi bahwa tiada Ilah selain Allah

    wa asyhadu anna muhammadan rasuulullaah
    artinya :dan saya bersaksi bahwa Muhammad saw adalah Rasul / utusan Allah.
     

    Atau

    Atas nama Bapa – Roh Kudus – Putra
     

  • Bukan rahasia umum bahwa buku suci itu ditulis oleh manusia jauh hari setelah nabinya meninggal dan celakanya bukan oleh nabinya sendiri sehingga menjadi pertanyaan apakah itu benar benar jalan pikiran nabinya atau telah direkayasa oleh sang pemimpin/ penulis buku tersebut
  •  

  • Pada pembahasan di agamaku .. agamamu telah disinggung bahwa tidak ada satupun raja atau pandito yang dapat menunjukan surat Pengangkatan dari YME untuk bertindak sebagai wakilnya, sehingga apakah yang dibahas oleh kitab kitab suci tersebut adalah benar sesuai keinginan YME..?
  •  
    Dengan pergi datangnya agama agama yang ditulis oleh manusia (dunia yang terbatas) dapat disimpulkan bahwa tidak ada satu agamapun yang sesuai keinginan YME (tak terbatas)
     

     
     
     
     
     
     
     
     
     
     
     
     
     
     


     
    Tidak mengherankan bahwa ketika Musa bertanya
     
    Tuhan kau siapa
     
    Jawabanya:
    AKU adalah AKU

    Dengan kata lain … Suka suka tafsiran kamulah
     

    Lho yang membuat Kaidah kaidah serta Hukum Agama siapa …?

     

    Tidak lain daripada sang Penguasa bersama sang Pandito
     
    =======================
     

    Pernyataan yang menyesatkan

  • YME tampangnya seperti bentuk Patung tertentu
  • Ibrahim menghancurkan patung patung karena tidak percaya bahwa patung patung tersebut mewakili YME
     

  • YME tak berwujud

  •  
     
     
    Betul YME tak berwujud Tunggal tetapi Majemuk
    Bak sebuah sinar putih yang menembus kaca Prisma maka sinarnya akan menjadi warna warni minimum 7 warna

  • Begitu anda membuka mata maka anda melihat YME dalam wujud majemuk >> orang – binatang – pohon – Alam Semesta
  •  

  • Setiap kali anda terbangun/sadar serta membuka mata maka anda mengalami BIG BANG
  •  

  • Membicarakan YME = membicarakan ENERGI
  •  

    Menurut formula Albert Einstein maka Energi atau E=MC2

    E= Energi

    M= Masa (materi)

    C= Gerak

  • Masa (berat)= Bagian dari Energi yang membeku (tidak bergerak)
  • Energi dapat berubah menjadi Materi dan demikian sebaliknya
  •  

    Dimana ada materi disana ada energi
     

    Gerak menimbulkan gesekan yang berakibat menimbulkan panas dan ledakan yang intensitasnya dapat

  • besar : ledakan bom atom ==> suara dahsyat disertai panas tinggi
  • kecil : ledakan wolfram/neon ==>tanpa suara nyala lampu disertai panas kecil (hangat)
  •  
    Sinar = masa yang sangat kecil bergerak (tanpa suara) pada kecepatan cahaya 299.792.458 meter per detik
     

  • Bangunlah Rumah ibadah
  • Bangunan yang terbesar atau terindah disebuah negara (tergantung agama yang dianut sang Penguasa/Pandito) adalah rumah ibadah
     
    Weleh weleh boleh dikatakan bahwa Raja & Pandito yang paling diuntungkan dengan pembangunan rumah ibadah tersebut karena pasti rakyat akan memberi sumbangan uang & tenaga
     
    Berikut ini contoh bahwa untuk sembahyang tidak memerlukan rumah ibadah

  • Dipinggir jalan .. ok
  • Di Alam Terbuka atau Gurun …ok
  •  
     
     
    Tidak ada gunanya untuk melakukan CarMuk pada YME yang Maha Tahu dan Maha Kaya .. ..
     
     
     

    YME is looking through you

     
     
     

    Kalau anda membaca Ayat Kursi maka ada pernyataan bahwa kursiNYA saja meliputi Alam Semesta

    Pertanyaan: Apakah kursiNYA saja dapat dimuat dirumah ibadah?
     
    Allahu la ilaha illa Huwa, Al-Haiyul-Qaiyum
    La ta’khudhuhu sinatun wa la nawm,
    lahu ma fis-samawati wa ma fil-‘ard
    Man dhal-ladhi yashfa’u ‘indahu illa bi-idhnihi
    Ya’lamu ma baina aidihim wa ma khalfahum,
    wa la yuhituna bi shai’im-min ‘ilmihi illa bima sha’a
    Wasi’a kursiyuhus-samawati wal ard,
    wa la ya’uduhu hifdhuhuma Wa Huwal ‘Aliyul-Adheem
     
    Sekarang terserah pada anda untuk memilih “dagangan” yang paling sesuai dengan keinginan
     

     
     
     
     
     
     
     
     
     
     
    AKU patut marah pada anda
     
     

    AKU digambarkan bercadar..?


     
     
     
    Koq jakin AKU wanita
     
     
     
     
     

    AKU seekor KEBO…?

     
     
     
     
     
     
     
     
     

    AKU suka Jaipongan..?


     
     
     
    Bisa bisa ada Tsunami tiap hari
     
     
     
     
     
     

     
    Kalaupun belum Puas silahkan berselancar ke http://www.tough2slf.net78.net/index.php?p=1_103_Meditasi