Setting yang diperlukan

  • Membuat DNS untuk domain
  • Membuat DNS untuk mail
  • install apache (Apache2)
  • install mysql
  • installphpmyadmin
  • install postfix
  • install squirrelmail
  • bikin webmail
  • tes pop3 nya di thundersbird
  •  
    Daripada pusing pusing melakukan setting tersebut diatas gunakan software gratisan berikut ini
     
    Bagi pengguna Windows download saja hMailserver
     
     
    Bagi pengguna Ubuntu download saja ZIMBRA
     
     
     
     
     
    Apakah sebuah Mail Server itu?

    Sebuah mail server merupakan versi komputer dari tukang pos. Setiap email yang dikirim akan melalui beberapa mail servers sebelum mencapai alamat email penerima, walaupun hanya terjadi dalam hitungan detik

    Tanpa hubungan beberapa mail servers maka anda hanya dapat mengirim email kepada diri sendiri yaitu dari alamat example.com ke example.coml

    Secara garis besar Macam Mail Servers dibagi 2:

  • outgoing mail servers
  • incoming mail servers.
  •  

    Outgoing mail servers ( SMTP ) atau Simple Mail Transfer Protocol, servers.

    Incoming mail servers ada 2 macam yaitu

  • POP3, atau Post Office Protocol, version 3, servers untuk menyimpan dan mengirim received messages pada local hard disk PCs’ local hard drives.
  • IMAP, atau Internet Message Access Protocol, servers selalu menyimpan kopi dari messages pada servers…. Kebanyakan server POP3 dapat menyimpan messages pada server pula.
  •  
    What is SMTP?
    What is POP3?
    What is IMAP?
     
    Process pengiriman sebuah Email

    Step #1: Setelah menulis sebuah email baik dengan Outlook Express atau Gmail maka begitu anda tekan tombol “send” akan segera terkonek pada domain SMTP ISP server anda misalkan “smtp.example.com”.

    Step #2: Email client anda akan berinteraksi dengan SMTP-ISP server, yaitu menyerahkan alamat email anda, alamat email penerima, isi dari berita serta lampiran

    Step #3: SMTP-ISP akan memproses alamat penerima – khususnya nama domian

    Apabila nama domain sesuai dengan nama domain yang dikirim, maka berita tersebut akan diteruskan melalui domain’s POP3 ataur IMAP server – tidak perlu routing antara server.
    Apabila nama domain penerima berbeda maka SMTP-ISP wajib berinteraksi dengan domain server yang lain.

    Step #4: Untuk dapat menemukan server penerima maka SMTP-ISP server pengirim harus berkomunikasi dengan DNS, atau Domain Name Server.yang akan mengambil alih alamat penerima dan menterjemahkan kedalam sebuah IP address

    Server SMTP-ISP pengirim tidak dapat meroute sebuah email dengan hanya sebuah domain name ;

    Alamat IP = angka yang unique pada setiap komputer yang terkonek ke Internet.

    Dengan mengetahui info tersebut maka sebuah outgoing mail server dapat melaksanakan tugasnya dengan baik.

    Step #5: Dengan mengetahui IP address penerima maka SMTP-ISP server pengirim dapat dapat berhubungan dengan SMTP server penerima, akan tetapi hal itu tidak terjadi pada sebuah hubungan langsung tetapi melalui beberapa SMTP servers yang tidak ada hubungan, sebelum sampai pada server penerima
     
    Step #6: SMTP server penerima akan men scan berita masuk. Apabila mengenal nama domain dan nama user maka berita tersebut akan diteruskan ke server domain’s POP3 atau IMAP server yang selanjutnya akan diletakkan di sendmail que

    Pengunaan Email Clients

    Kebanyakan dari anda akan menggunakan web-based email clients, seperti Yahoo Mail atau Gmail.

    Khususnya pihak businesses yang memerlukan tempat penampungan email yang banyak akan mempunyai server email sendiri dan biasanya mengunakan program Postfix atau Microsoft Exchange
     
    Perhatian
     

  • Walaupun mail server, hanya digunakan untuk “testing”, tetapi begitu mail server anda terkonek ke internet maka spammers, spybots segera melacak keberadaan mail server anda dan akan menggunakannya untuk keperluan mereka dan ingat Andalah yang bertanggung jawab untuk tingkah laku mereka dan dapat berurusan dengan “yang berwajib”
  • Beberapa smtp server akan menverifikasi email address dari pengirim yang berarti email address seperti “sender@sender.com” harus merupakan sebuah existing email address karena bila tidak maka email tidak akan dikirim ke “you@yourdomain.com”.
  • Berhubung “NO security” maka pastikanlah bahwa ISP anda mengijinkan untuk menggunakan email server mereka … bisa bisa mereka akan terminate account anda.. Mereka tidak perduli apakah anda mengirim email liwat Outlook Express dari sebuah workstation pada LAN atau dari WAMP server.
  • Ke-1 ISP cemas bahwa anda akan mengirimkan bulk mail atau SPAM langsung dari Server
    Perjanjian biasanya membatasi jumlah email yang dapat dikirim dalam batas waktu tertenu dan apabila jumlahnya melebihi akan di “ban”
  • Ke-2 Banyak ISPs block TCP port 25 sehingga hanya dapat mengirim email hanya liwat STMP server mereka.
  •  
    Untuk melihat Daftar Mail Servers berbayar klik